Prokes, Bukan Hal Baru di Bengkel SMKN 2 Banda Aceh

*Kami Tetap Eksis Meski di Era Pandemi BANDA ACEH | ACEH HERALD.com– Kegaiatan belajar mengajar di SMK Negeri 2 Banda Aceh tetap eksis meski di masa pandemi Covid-19. Kegiatan praktikum siswa di bengkel sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan, memang bukan hal baru bagi sekolah tersebut. “Siswa praktikum sudah lama diberlakukan aturan khusus, terutama … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah meninjau ruang praktik di SMK Negeri 2 Kota Banda Aceh, Rabu (9/3/2022).

*Kami Tetap Eksis Meski di Era Pandemi

BANDA ACEH | ACEH HERALD.com–

Kegaiatan belajar mengajar di SMK Negeri 2 Banda Aceh tetap eksis meski di masa pandemi Covid-19. Kegiatan praktikum siswa di bengkel sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan, memang bukan hal baru bagi sekolah tersebut.

“Siswa praktikum sudah lama diberlakukan aturan khusus, terutama tentang keselamatan dan kesehatan,” kapala SMK Negeri 2 Banda Aceh, Baihaqi.

Hal itu terbukti saat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah M.Kes dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM meninjau bengkel SMK Negeri 2 Banda Aceh yang terletak di komplek sekolah menengah kejuruan (SMK), Rabu (9/3/2022).

Di dalam komplek SMK Lhong Raya, terdapat tiga SMK, selain SMKN 2 dengan bidang studi antara perbengkelan dan otomotif, juga ada SMK Negeri 1 dengan studi bisnis dan pariwisata, serta SMK Negeri 3 yang menangani bidang perhotelan dan tata boga, dan tata busana.

Dalam kunjungan ke sekolah tersebut, Taqwallah mendapat informasi menyangkut daya serap alumni SMK Negeri 2 Banda Aceh di berbagai bidang kerja profesi terhitung makin menggembirakan.

“Pada tahun 2021 saja, sebanyak 167 lulusan SMK 2 Banda Aceh diterima di berbagai lapangan pekerjaan yang tersebar di dalam daerah, dalam negeri, dan luar negeri,”  kata Kepala SMK 2 Banda Aceh Baihaqi kepada Sekda Aceh Taqwallah, di Lab Teknik Mesin SMK 2, Rabu, (9/3/2022).

Sementara itu, Ramadhan, salah seorang  lulusan SMK Negeri 2 tahun 2012 kepada Sekda Aceh juga mengakui usai menamatkan sekolah, ia langsung mendapatkan pekerjaan di CV. Krueng Raya Engineering dan PT. Opanindo, sebagai teknisi.

Setelah dua tahun bekerja pada perusahaan tersebut, ia pun diterima dan ikut program magang Disnaker ke Jepang selama 5 tahun. Selama berada di negeri Sakura tersebut, Ramadhan mengaku memperoleh gaji Rp25 juta per bulan.

Baca Juga:  Wabup Abdya Lepas 69 JCH

“Sepulang dari magang, saya membuka usaha sendiri berupa jasa instalasi listrik sambil mengajar Bahasa Jepang di BLK Banda Aceh, hingga saat ini dengan pendapatan Rp 6 juta per bulan. Terimakasih kepada para guru yang telah membimbing hingga saya bisa seperti ini,” ujar Ramadhan.

Sementara Dikhan Ranggayo, salah seorang siswa kelas III SMKN 2 Banda Aceh mengakui selama di bangku sekolah ini, sudah meraih berbagai prestasi.

“Saya pernah meraih Medallion of Excellence Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional pada bidang CNC Turning Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbud mewakili Aceh, ” ujar Ranggayo.

Ranggayo bercita-cita ingin kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah untuk membuka bengkel bubut dan CNC yang paling canggih, serta bisa membuka lapangan kerja.

Kepala SMK 2 Banda Aceh, Baihaqi mengatakan, pada tahun 2021 lalu sebanyak 167 lulusan diterima di tempat kerja melalui bursa kerja khusus (BKK) SMK. Dua orang diantaranya diterima kerja sebelum mereka lulus.

“Selain itu, sebanyak 12 orang lulusan SMKN 2 Banda Aceh siap berangkat ke Jepang dan satu orang dipanggil kerja di Jerman,” kata Baihaqi.

Baihaqi mengatakan, pada tahun 2022 ini pihaknya menargetkan sebanyak 170 orang lulusan dapat diterima kerja. Ada 12 jurusan di sekolah tersebut, yaitu, konstruksi gedung sanitasi dan perawatan, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Elektronika Industri, Teknik Audio Video, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Jaringan Tenaga Listrik, Teknik Pendingin dan Tata Udara, Teknik Permesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Bisnis Sepeda Motor dan Teknik Komputer dan Jaringan.

Sekda Aceh Taqwallah mengapresiasi kerja keras dewan guru dalam mendidik murid SMK 2 Banda Aceh. Ia mengatakan, semua pihak harus memiliki persepsi yang sama jika lulusan SMK harus bisa mendapatkan lapangan pekerjaan, sebagai bukti suksesnya belajar.(adv)

Baca Juga:  Siswa SMK 2 Banda Aceh Ciptakan Face Shield Mask, Topeng Masker

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe