BANDA ACEH | ACEHHERALD.Com – Ratusan urang Gayo di Banda Aceh dan Aceh Besar yang tergabung dalam lembaga Keluarga Negeri Antara (KNA) menggelar Rapat Kerja (Raker) dan buka puasa bersama pada Minggu (1/3/2026), di Aula Malahayati RSJ Banda Aceh.
Sebelum dilakukan buka puasa bersama, para pengurus KNA melakukan rapat kerja membahas berbagai program kerja yang akan dilakukan pada periode 2025-2030.
Berbagai program kerja tersebut, ada yang bersifat internal bagi pengurus dan anggota KNA dan ada eksternal yang sasarannya untuk Tanoh tembuni (Aceh Tengah dan Bener Meriah).
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum KNA, Sofyan Griantara menyebutkan bahwa silaturahmi yang dibungkus dalam rapat kerja juga buka puasa bersama di Bulan Ramadhan, ini merupakan ajang temu tatap muka diantara sesama pengurus dan juga Urang Gayo yang ada di dua daerah ini.
”Ini manfaat besar yang bisa kita rasakan dalam paguyuban seperti KNA ini,” ujar Ketum KNA.
Dalam buka puasa bersama yang diikuti seratusan Urang Gayo yang tinggal di Banda Aceh dan Aceh Besar ini juga diisi tausyiah, yang disampaikan Tgk Abdul Djalil.
Sepenggal tausyahnya mengupas tentang puasa itu harus bisa menjaga lisan dan hati. Bagi Urang Gayo, hal ini bisa dijaga dari empat sumang (pantangan) yang biasa dalam tradisi masyarakat Gayo.
Ke empat sumang ini, sumang pelangkahan (perjalanan), sumang penengonan (penglihatan) sumang pencerakan (percakapan) dan sumang pengunulan (sikap duduk).
”Kesemua itu tentunya dapat ridha Allah sehingga apa yang kita lakukan bisa husnul khatimah nantinya,” ujar Tgk Djalil yang juga seorang guru madrasah ini.
Usai mendengarkan tausyiah tersebut, masyarakat Keluarga Negeri Antara, kemudian menikmati hidangan menu berbuka puasa bersama.