Biaya Rehab Rekon Aceh Paska Bencana Hidrometeorologi Diprediksi Capai Rp 200 T
“Tinggal menunggu keputusan final melalui satu kali rapat lagi, sebelum diserahkan ke Pak Presiden untuk telaah final sekaligus mengesahkannya,” kata Safrizal.
“Tinggal menunggu keputusan final melalui satu kali rapat lagi, sebelum diserahkan ke Pak Presiden untuk telaah final sekaligus mengesahkannya,” kata Safrizal.
“Persoalan perempuan hari ini tidak sesederhana yang terlihat. Ada banyak faktor yang saling berkaitan, mulai dari norma sosial, budaya, hingga struktur kebijakan yang belum sepenuhnya memberi ruang yang setara bagi perempuan,” ujarnya.
Bank Indonesia Aceh bersama Pemko Banda Aceh mengajak masyarakat menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H dengan belanja bijak, serta memanfaatkan metode pembayaran digital QRIS.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Bank Aceh, BSI, dan rekan kami (Sahabat PWI) Nasir Djamil yang telah membantu PWI Aceh melaksanakan meugang puasa tahun ini. Alhamdulillah, ketiga sapi tersebut sudah kami sembelih dan dagingnya sudah kami distribusikan untuk wartawan anggota PWI Aceh,” kata Nasir Nurdin didampingi Sekretaris PWI Aceh, Muhammad Zairin.
“Kami mengawali dengan Pidie Jaya, Minggu (01/02/2026) besok. Setelah itu baru menuju Aceh Tamiang dan wilayah Tanah Gayo. Insha Allah sebelum Ramadhan tiba, quran dan iqra donasi ini telah sampai kepada yang berhak.”
Selama transisi darurat bencana, tetap diberlakukan fungsional jalan tol sibanceh pada seksi-I Padang Tiji – Seulimum. Bebas barcode pengisian bahan bakar bersubsidi pada setiap SPBU, sehingga proses persiapan pelaksanaan Rehab-Rekon Pascabencana berjalan dengan baik di Aceh.
Dengan kata lain, sanghat naif jika ada klaim tenaga bakti yang telah belasan tahun, karena Bupati melalui BPSDM Aceh Besar telah memerintahkan jajaran OPD di Aceh Besar untuk mendata secara lengkap pegawai Non ASN di instansi masing-masing, untuk dimasukkan dalam data base. Itu sangat berkemungkinan karena kelalaian pihak OPD.
“Maka, saya selaku Gubernur Aceh menetapkan Perpanjangan Ketiga Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh selama 14 (empat belas) hari, terhitung mulai 9 hingga 22 Januari 2026,” kata Mualem.
“Alhamdulillah acara berlangsung khidmat serta kami juga membuka donasi sehari untuk korban bencana banjir dan longsor Aceh. Maulid kita laksanakan, donasi juga kita galang sebagai bentuk empati untuk para korban banjir di Aceh,” kata Ketua IPPLEMAS Andika Ihcsan, dalam sambutan singkatnya.
Paket bantuan tersebut terdiri dari sembako, sajadah, sarung, dan mukena yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan.