ACEHHERALD.COM – Sosok polisi wanita (polwan) ini menjadi kepala kepolisian daerah (Kapolda) pertama di Indonesia, yakni Brigjen (Purn) Rumiah Kartoredjo.
Rumiah Kartoredjo menjadi Kapolda Banten ke empat yang menjabat dari 23 Januari 2008 hingga 14 Februari 2010.
Saat itu, Brigjen (Purn) Rumiah Kartoredjo menggantikan Brigjen Timur Pradopo yang kemudian menjadi Kapolri.
Ketika menjadi kapolda, Rumiah Kartoredjo masih berpangkat Komisaris Besar Polisi.
Dikutip dari berbagai sumber, Rumiah Kartoredjo lahir di Tulung Agung, Jawa Timur pada 19 Maret 1952.
Kapolda perempuan pertama di Indonesia ini merupakan anak ke empat dari Kartoredjo dan Musinah.
Sang ayah adalah mantan polisi di zaman Belanda yang menjadi mandor Pabrik Gula Mojoagung.
Pada tahun 1975, Rumiah melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Olah Raga (IKIP) Surabaya.
Ia sempat meraih prestasi di bidang olahraga dan menjadi atlet softball nasional.
Bahkan Rumiah Kartoredjo sempat masuk dalam tim yang bertanding di Sea Games.
Tiga tahun kuliah, Rumiah Kartoredjo mendaftar ke Sekolah Perwira Militer Sukarelawan (Sepa Milsukwan) ABRI.
Ia mengikuti pendidikan dan lulus dengan pangkat letnan dua.
Lalu, pada 1990, ia meneruskan ke Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) Polri.
Selama karirnya sebagai polisi, sejumlah posisi penting pernah dipegang Rumiah Kartoredjo.
Di antaranya menjadi Komandan Peleton (Danton) Seba Polisi Wanita (Polwan), Kepala Sekolah Polwan hingga Sekretaris Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Seslemdiklat) Polri.
Kapolda perempuan pertama di Indonesia ini juga pernah menjadi Kabag Produksi dan Dokumentasi (Kabagprodok) Divisi Humas Polri.
Puncak karirnya, ia dilantik sebagai Kapolda Banten. Kapolda perempuan pertama di Indonesia.
Ketika itu, Rumiah Kartoredjo bersinergi dengan Gubernur Banten yang juga perempuan, Ratu Atut Chosiyah.
Rumiah Kartoredjo mengakhiri karirnya di kepolisian dengan manis.
Polisi wanita yang menjadi kapolda perempuan pertama ini pensiun dengan pangkat terakhir brigadir jenderal polisi.
Tidak hanya Brigjen (Purn) Rumiah Kartoredjo yang menjadi sosok polisi wanita luar biasa.
Ada sosok polisi wanita (polwan) dengan pangkat perwira menengah yang berhasil menjadi kapolres perempuan.
Ia adalah Agnes Supraptiningsih, perempuan kelahiran tanggal 22 Maret 1962 silam.
Agnes Supraptiningsih, perempuan kelahiran Sleman, Yogyakarta ini berhasil menjadi kapolres perempuan pertama di Indonesia.
Ketika masih berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi, Agnes Supraptiningsih dilantik sebagai Kapolres Subang, Polda Jawa Barat.
Pelantikan yang berlangsung pada 18 Februari 2003 tersebut mengukuhkan Agnes Supraptiningsih sebagai kapolres perempuan pertama di Indonesia.
Diolah dari berbagai sumber, usai menjadi Kapolres Subang, Agnes Supraptiningsih sempat menduduki sejumlah posisi.
Di antaranya Seslem Sepolwan Lemdiklat Polri, Kasepolwan Lemdiklat Polri dan Kabag SDM Bidminwa STIK Lemdikpol pada 2011 silam.
Kemudian Agnes Supraptiningsih menjadi Kabagrendafung Rorenmin Itwasum Polri pada tahun 2013.
Terakhir, Agnes Supraptiningsih mendapat jabatan Irbidjemen SDM II Itwil II Itwasum Polri pada 2018 sampai tahun 2020.
Agnes Supraptiningsih akhirnya pensiun dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal.
Beberapa polwan yang menyandang pangkat perwira menengah juga menjadi kapolres perempuan di sebuah polda.
Di antaranya AKBP Esterlina Sroyer yang dilantik sebagai Kapolres Manokwari pada 2012 silam.
Pengangkatan tersebut menjadikan mantan Kabag PSI RO Pers Polda Papua ini sebagai kapolres perempuan pertama di wilayah Papua.
Esterlina Sroyer kemudian pensiun dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris besar Polisi.
Di wilayah Polda Aceh, ada AKBP Chomariasih. Ia menjadi kapolres perempuan pertama daerah itu.
Wanita yang bertugas di Aceh sejak tahun 2006 silam, dilantik menjadi Kapolres Sabang pada tahun 2012.
Sebelumnya, AKBP Chomariasih menjabat Kepala Sub Bidang Pertanggungjawaban Profesi Polda Aceh.
AKBP Chomariasih lantas menjadi Kapolres Sabang hingga tahun 2013.
Kemudian ia dimutasi dan menjadi Kepala Bagian Strajemen Rorena Polda Aceh.
Selanjutnya alih tugas sebagai auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Aceh pada tahun 2021.
Chomariasih tercatat sebagai perwira menengah Polri dengan pangkat Komisaris Besar.
Sumber: radarlampung.disway.id




