Galakkan Bebas Hoax, Mafindo: Aceh Jadi Kota ke 6 Roadshow Film Ikan Pari

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com — Masyarakat Antifitnah Indonesia (MAFINDO) yang gencar melakukan advokasi melawan hoax memproduksi film berjudul “Film Ikan Pari.” Film yang diproduksi tahun 2022 ini siap digunakan sebagai materi kampanye cerdas melawan hoax ke masyarakat Indonesia. “Film Ikan Pari” akan dikampanyekan di tujuh kota di Indonesia, meliputi Kupang, Surabaya, Makassar, Pontianak, Medan, Aceh, … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com — Masyarakat Antifitnah Indonesia (MAFINDO) yang gencar melakukan advokasi melawan hoax memproduksi film berjudul “Film Ikan Pari.” Film yang diproduksi tahun 2022 ini siap digunakan sebagai materi kampanye cerdas melawan hoax ke masyarakat Indonesia.

“Film Ikan Pari” akan dikampanyekan di tujuh kota di Indonesia, meliputi Kupang, Surabaya, Makassar, Pontianak, Medan, Aceh, dan Papua.

Film Ikan Pari bercerita tentang seorang Ibu bernama Wasima dengan cucunya, Jessica, terlibat sebuah pertengkaran sehingga Jessica ke luar rumah membanting pintu. Kemudian Jessica dikutuk menjadi ikan pari. Sejak Jessica dikutuk menjadi ikan pari, dia bersama Bu Wasima menjadi pusat perhatian dan banyak diundang menjadi bintang tamu di acara TV. Hingga dua tahun kemudian, ada sosok misterius yang menunggu Bu Wasima di rumahnya.

Sutradara Film Ikan Pari, Winner Wijaya mengatakan, Film pendek bergenre drama komedi ini diperankan oleh Mbok Tun, Muhammad Khan, Runny Rudiyanti dan Kiki Narendra. “Awalnya saya tidak menyangka Mbok Tun dan Muhammad Khan mau ikut ke dalam film ini, kaget juga senang rasanya” ujar Winner usai melangsungkan Film di Garuda Theater, Banda Aceh itu, Ahad (27/8/2023).

Pihaknya menyebut, Aceh menjadi kota ke-enam dalam rangkaian kampanye ditujuh kota di Indonesia. Pelaksanaan pemutaran dan diskusi di Aceh bekerja sama dengan Aceh Documentary yang aktif dalam menggiatkan perfilman di Aceh.

Selain acara tersebut, MAFINDO juga melakukan kunjungan ke media lokal dalam menyosialisasikan “Film Ikan Pari” ke masyarakat Aceh. Kunjungan media ini memiliki peran strategis dalam memperluas diseminasi pesan yang ingin disampaikan dalam film.

MAFINDO mengajak media lokal terlibat aktif dalam menggerakkan masyarakat lokal melawan hoax. Melalui kolaborasi yang dilakukan seluruh lapisan masyarakat di Kota Aceh, maka mimpi untuk mewujudkan Aceh bebas hoax akan lebih mudah terwujud.

Baca Juga:  Libur Maulid Nabi Muhammad SAW Digeser, ASN Dilarang Cuti 18-22 Oktober

“Kami berharap terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam melawan hoax di enam kota terpilih. MAFINDO melihat trend hoax makin meningkat menuju pemilu 2024,” papar Koordinator Divisi Periksa Fakta Media MAFINDO, Bentang Febrylian.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Faisal Ilyas sebagai Ketua Aceh Documentary, Juli Amin sebagai Ketua AJI Banda Aceh, Ely Safrida perwakilan Panwaslih Banda Aceh, dan Destika Gilang perwakilan MAFINDO Aceh.

Ditulis ulang: Andika Ichsan/Banda Aceh

Berita Terkini

Haba Nanggroe