LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com – RSU Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara sejak setahun lalu sudah memiliki alat pemecah batu ginjal atau Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Fasilitas ini sudah dioperasikan serta melayani masyarakat dari Tamiang sampai Gayo Lues.
Informasi yang diperoleh media ini, alat pemecah batu ginjal tersebut sudah diresmikan saat Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib.
Saat ini sudah ada dua dokter ahli urulogi yang menangani pasien yaitu Dr Fadhli Hasan Sp. U dan Dr. Ahmad Fauzan Sp. U, ujar Kabag Humas RSUCM Dr Harry Laksamana.
Mengapa ESWL Diperlukan
Dari berbagai literatur yang di peroleh, pasien memerlukan terapi ESWL untuk mengeluarkan batu ginjal tanpa operasi. Dengan demikian, pasien bisa menghindari komplikasi akibat penyakit batu ginjal yang membahayakan kesehatan, seperti gagal ginjal, sepsis, sumbatan saluran kemih, perdarahan, dan infeksi saluran kemih.
Dokter akan menggelar sejumlah tes untuk memastikan apakah pasien bisa mendapat terapi ESWL. Kadang dokter membutuhkan terapi ESWL lebih dari sekali untuk menuntaskan pemecahan batu ginjal.
Keunggulan ESWL
Keunggulan utama ESWL untuk pengobatan penyakit batu ginjal adalah pasien bisa sembuh tanpa perlu operasi. Sebelum muncul temuan metode ESWL, operasi adalah jalan untuk mengobati penyakit batu ginjal. Tapi cara ini memerlukan prosedur yang lebih rumit.
Risiko komplikasi tindakan ESWL lebih minim ketimbang operasi. Selain itu, pemulihan pasien lebih cepat sehingga tidak harus terlalu lama menjalani rawat inap di rumah sakit. Pasien bisa langsung pulang seusai terapi. Ujungnya, biaya tindakan ESWL lebih murah.
Sehingga dengan alat tersebut pasien yang menderita batu ginjal tidak perlu dioperasi lagi, karena dapat dihancurkan dengan sinar.
Urolithiasis tidak selalu memerlukan tindakan operasi dengan pembedahan dalam penatalaksaannya, ada juga kondisi tertentu yang dapat diintervensikan dengan tindakan operasi yang non invasif (tanpa pembedahan), salah satunya yaitu ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)
ESWL merupakan tehnologi gabungan x-ray, ultrasound, dan shock wave dalam mendiagnosa atau menentukan lokasi dan memecahkan batu.
ESWL adalah tindakan pemecahan batu saluran kencing (ginjal, ureter, dan kandung kemih) dengan menggunakan gelombang kejut (shock wave) tanpa melalui proses pembedahan sama sekali. Batu saluran kencing akan pecah menjadi fragmen kecil sekali sehingga dapat keluar secara spontan bersama air kencing. Efek samping yang sangat minimal.
Indikasi ESWL
Ukuran batu antara 5 – 20 mm dengan gejala yang mengganggu, lokasi batu di ginjal atau ureter bahkan kandung kemih, kondisi kesehatan pasien memenuhi syarat (lihat kontraindikasi ESWL), kontraindikasi ESWL, kehamilan, koagulopati (gangguan pembekuan darah), hipertensi tak terkontrol, sumbatan saluran kemih, ginjal sudah tak berfungsi. (adv)



















