Romantika Ukom SKPA, Ada yang Lancar Ada Yang Gemetar

“Tentu saja penempatan itu juga didasari dengan kompetensi, bakat serta integritas personal dari yang dipakai oleh user, dalam hal itu Gubernur Aceh,” kata sumber tersebut.
ilustrasi

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Pelaksanaan Uji Kompetensi (Ukom) untuk para pejabat eselon 2 Pemerintah Aceh, yang berlangsung sejak Senin (08/09/2025), berakhir Selasa (09/09/2025) sekira pukul 18.30 WIB petang tadi.

Pelaksanaan Ukom yang semula sempat diakui hanya diikuti 20 orang, ternyata dari sumber sumber terpercaya di lingkup Setda Aceh mengatakan, peserta mencapai 27 orang, dengan rincian 26 orang ikut Ukom dan satu orang mengikuti uji evaluasi kinerja.

Tim Ukom itu sendiri diketuai oleh Drs HT Setia Budi (mantan Sekda Aceh). Beberapa sumber menyebutkan jika anggota Tim terdiri atas Prof Sahrizal Abbas (Akademisi), DR Rustam Efendi (Akademisi) dan Makmur Ibrahim SH MH (mantan Kepala BKN Aceh).

Acehherald.com yang mencoba menghubungi Ketua Tim Setia Budi, serta nama nama lain di level anggota tim, semuanya memilih untuk tidak membuka akses kepada media. Semua nomor yang dicoba hubungi, hanya terdengar nada sambung.

Namun sumber sumber di seputaran Sekretariat Daerah (Setda) Aceh menyebutkan, jika Ukom telah berakhir. Kini tim sedang menyusun tabulasi dari penilaian dengan variabel yang disepakati, untuk diserahkan kepada Gubernur Muzakir Manaf (Mualem). Nantinya Gubernur yang akan menentukan dimana posisi mereka pasca ikut Ukom. “Tentu saja penempatan itu juga didasari dengan kompetensi, bakat serta integritas personal dari yang dipakai oleh user, dalam hal itu Gubernur Aceh,” kata sumber tersebut seraya menambahkan, tiga hal di atas termasuk dalam penilaian Tim Ukom.

Sempat juga berkembang rumor dari arena Ukom, dimana peserta ada yang sangat serius mempersiapkan makalah, namun tak kurang ada juga yang membuat seadanya. Yang lebih ironi, ada yang tak tahu dengan tupoksi yang ia emban sebagai pimpinan SKPA. Selain itu juga ada yang posisinya tak sesuai dengan kompetensi lebih yang ia miliki.

Baca Juga:  BLT belum Disalurkan, Keuchik Takut Terjerat Hukum

Rumors juga mengungkap jika ada peserta Ukom yang begitu siap membuat makalah dan menjawab pertanyaan secara rinci serta terukur, sesuai yang ditanya oleh Tim Penguji. Namun tak kurang juga ada yang grogi dan gemetar panas dingin hingga panik, saat dibombardir dengan rangkaian pertanyaan dari tim.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah mendapat izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat nomor 13145/R-AK.02.03/SD/K/2025 dan 12773/R-AK.02.03/SD/K/2025, Pemerintah Aceh resmi menggulirkan kebijakan Uji Kompetensi (Ukom) untuk jajaran jabatan Eselon 2 atau lingkup Pemimpin Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Sejauh ini nama nama yang bakal ikut Ukom yang dilaksanakan pada Senin dan Selasa (08 s/d 09 September 2025) itu masih dirahasiakan. Sebagai upaya untuk menjaga netralitas penilaian serta zero pengaruh non teknis dari luar.

Namun hanya disebutkan jumlah yang mengikuti Ukom mencapai 27 orang, dan mereka semua telah diberikan undangan keikutsertaan, seperti diakui oleh Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Drs HT Setia Budi yang juga mantan Sekda Aceh. “Ya…kita telah berikan undangan untuk mereka mereka yang terpilih mengikuti Ukom dengan jumlah 27 nama. Terkait dengan nama-nama peserta itu memang tak dipublis karena menyangkut etik dan trust pelaksanaan,” kata Setia Budi, Jumat (05/09/2025) malam kepada acehherald.com.

Saat ini jumlah SKPA di Pemerintah Aceh mencapai 50 unit lebih, dengan hanya 27 slot untuk Ukom, maka selebihnya akan dilakukan melalui jalur lelang jabatan atau fit and proper test. “Itu tentu disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dari struktur dan user, untuk mewujudkan guliran roda pemerintahan yang stabil dan memenuhi ekspektasi rakyat,” ujar Setia Budi.

Masih sumber seputar Setda Aceh, Rabu (10/09/2025) besok, Tim Penguji Ukom akan berkoordinasi dengan Sekda Aceh M Nasir Syamaun, untuk merampungkan langkah lanjut dari kerja Tim Ukom, sebelum tabulasi dirampungkan dan diserahkan langsung kepada Gubernur Aceh.

Baca Juga:  Pj Ketua TP PKK Aceh Besar Tinjau Posyandu di Gampong Beureunut

Dari bocoran yang ada, peserta mengikuti Ukom dalam dua gelombang. Gelombang pertama di Hari Senin adalah, Syaridin SPd MPd, T Adi Dharna ST, Reza Saputra SSTP MSi, Martunis ST DEA, Mawardi ST, Dr T Aznal Zahri SSTP MSi, Drs Teuku Syarbaini MSi, Marwan Nusuf BHSc MA, Taufik ST MSi, Akmil Husen SE MSi, Almuniza Kamal SSTP MSi, Dra Surya Rayendra dan Dr Ediyandra SSTP MSi.

Sedangkan di hari kedua (Selasa) ukom diikuti oleh, Dedy Yuswadi AP, Abd Qahar SKom MM, Dr Iskandar AP SSos MSi, Drs Mahdi Efendi, Restu Andi Surya SSTP MPA, Zalsufran ST MSi, Dr Munawar SAG MA, Aliman SPi MSi, Drs Syakir MSi, Dr Drs Yusrizal MSi, Dr Ir Zulkifli MSi, Daniel Arca AKS MSi, Ir T Robby Irza SSiT MSi.

Kata Kunci (Tags):
ukom, pemimpin skpa, gubernur mualem, setia budi, sekda aceh, kompetensi

Berita Terkini

Haba Nanggroe