Dinas Pendidikan Aceh Rancang Skema Pembelajaran Berkualitas

  LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD DINAS Pendidikan Aceh terus berbenah dengan merancang skema dan terobosan guna meluluskan siswa-siswa terbaiknya di 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Favorit di Indonesia. Salah satunya melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi agar mendapatkan informasi standar kelulusan siswa sesuai perguruan tinggi favorit. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri HD didampingi Kabid SMK Teuku Miftahuddin berdialog dengan sejumlah guru dan tenaga kependidikan di SMA Negeri 2 Lhokseumawe, Sabtu (10/10/2020)

 

LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD

DINAS Pendidikan Aceh terus berbenah dengan merancang skema dan terobosan guna meluluskan siswa-siswa terbaiknya di 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Favorit di Indonesia. Salah satunya melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi agar mendapatkan informasi standar kelulusan siswa sesuai perguruan tinggi favorit.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD, MPA saat mengunjungi sejumlah sekolah di Kota Lhokseumawe, Sabtu (10/10/2020). Di hadapan para guru menyampaikan target Dinas Pendidikan Aceh bisa meluluskan minimal 230 siswa ke PTN favorit pada tahun 2021. “Ini bisa tidak akan tercapai jika tidak adanya kerja keras dan usaha yang maksimal dari satuan pendidikan,” ujarnya .

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri HD didampingi Kabid Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin (kiri) dan Kacabdis Pendidikan Aceh Lhokseumawe, Anwar, menghadiri Rapat kerja tahun 2020/2021 SMK Negeri 6 Lhokseumawe, Sabtu (10/10/2020).

Dikatakan, guru secara bersama-sama harus melakukan pendekatan secara personal dengan murid, sehingga akan menemukan potensi dan bakat yang dimiliki siswa. “Selanjutnya guru juga diminta membina dan mengasah agar lulusannya dapat diterima di Top 10 PTN favorit di Indonesia,” ungkapnya.

Kadisdik Aceh meminta kepada kepala sekolah membuat pola pembelajaran sesuai dengan situasi terkini. Dia mencontohkan, seperti membuat kelompok belajar terdiri dari 10 hingga 15 siswa, baik di sekolah atau titik kumpul di desa yang mudah diakses.

Selain itu, imbuhnya, setiap guru dan murid pada saat pembelajaran agar tetap menjaga wudhunya, baik pada saat datang hingga kembali ke rumah masing-masing. Ini merupakan bentuk ikhtiar dalam menjaga diri pada masa pandemi Covid 19.

“Siapa bilang pada saat pandemi kita tidak bisa berprestasi. Saya mendapatkan banyak informasi dimana-mana anak Aceh mengukir juara pada berbagai ajang lomba yang dilaksanakan, baik di daerah, pusat bahkan internasional. Anak Aceh itu unggul dimana-dimana,” kata Kadisdik menyemangati para guru pada Rapat Kerja tahun pelajaran 2020/2021 SMK Negeri 6 Lhokseumawe, Sabtu (10/10/2020).

Baca Juga:  Ini Dia Wastafel Otomatis dan Bilik Disinfektan Produk SMKN 2 Karang Baru

Untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), lanjutnya, diperlukan adanya kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) agar para siswa bisa mempraktikkan semua hasil belajarnya yang diperoleh di bangku sekolah di dunia usaha dan industri.  Sehingga setelah lulus SMK nanti, mereka akan menjadi SDM yang handal dan siap memasuki dunia kerja.

“Kemarin kita baru saja bekerjasama dengan Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh Besar. Mereka berjanji akan memprioritaskan anak Aceh untuk magang dan belajar tentang pelayaran. Kami harap dengan adanya kerjasama ini, kita dapat mengisi peluang kerja ini sebaik-baiknya,” pintanya.

Namun, tambah Rachmat Fitri HD yang didampingi Kabid SMK Dinas Pendidikan Aceh, Teuku Miftahuddin, untuk mencapai kesuksesan itu, dorongan keluarga dan guru sangat penting, sehingga siswa dapat lebih mandiri ketika bekerja di luar daerah atau bahkan di luar negeri.

Karena itu, tambahnya, guru harus mampu mengembangkan potensi muridnya agar semangat dalam berlatih dan berusaha.

Kadisdik Aceh mengingatkan ke depan peranan guru bimbingan konsuling (BK) di sekolah-sekolah, baik di SMA maupun SMK harus lebih pro aktif. Mereka harus mencari siswa dan siswi yang berprestasi dan memiliki potensi untuk lulus pada Top 10 Universitas Indonesia sesuai harapan kita semua.(*)

 

PENULIS     :     M NASIR YUSUF

Berita Terkini

Haba Nanggroe