
[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]
IDI I ACEH HERALD
Membawa Perlengkapan Lengkap Melebihi Teknisi Listrik
ENTAH setan mana yang bercokol di benak pemuda MB bin MS (26), warga Dusun Mawar Gampong Lhok Awe Teungoh, Kecamatan Kota Juang Bireuen. Bergerak dari Bireuen, ia menyatroni tabung amal hingga Masjid Baitussalam, Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur, Sabtu (21/11/2020) sekira pukul 03.00 WIB dinihari.
Petualangan haram kala dinihari itu berhasil digagalkan warga sekaligus menyerahkan ‘penyakit masyarakat’ itu kepada polisi. Luar biasa, MD terhitung spesialis maling kotak amal. Karena ia memiliki perlengkapan pendukung aksi haramnya melebihi teknisi listrik sekalipun. Termasuk sebuah honda vario yang sengaja dibodongkan, untuk menghilangkan jejak.

Dari tangan pemuda pecundang itu juga disita sebuah kotak amal/ sumbangan Masjid Baitussalam berisi uang tunai Rp 130.000. Berikut sebuah tas ransel yang berisikan gerinda listrik, bor listrik, enam obeng berbagai jenis, tiga buah pahat besi, tiga tang, satu kunci Inggris, sepasang sarung tangan, enam kunci Ring Pas berbagai ukuran, satu gulung kabel serta sebuah gembok.
Menurut keterangan, pada hari Sabtu (21/11/2020) sekira pukul 03.00 WIB dinihari, pelaku melakukan aksi kejahatannya dengan cara merusak kunci pengaman/gembok. Namun saat sedang menjalankan aksinya, seorang warga yang melintas di depan masjid tersebut melihat ada orang yang sedang melakukan sesuatu di dalam masjid.
Mengetahui aksinya sudah terendus warga, pelaku berusaha kabur. Akan tetapi berhasil diamankan oleh warga yang kemudian menyerahkan tersangka berikut barang bukti ke Polsek Pantee Bidari.
Pengurus masjid merasa sangat terpukul atas pencurian itu, karena ini sudah keenam kali kehilangan kotak sumbangan (kotak amal).
Kapolres Aceh Timur melalui Kapolsek Pantee Bidari Iptu Iskandar Wijaya membenarkan kasus pencurian tabung amal tersebut, serta kini sudah ditangani pihaknya.(*)
PENULIS : RIDWAN SUUD


















