Beli Mobil Secara Online, Seorang Dosen Amblas Rp 66 Juta

“Keluarga kami sempat bertanya kapan mobilnya datang. Saya hanya bisa diam. Rasanya hancur melihat mereka kecewa,” tambah korban.
Ilustrasi

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com — Seorang dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) ininsial IR menjadi korban dugaan penipuan dalam transaksi pembelian mobil melalui aplikasi WhatsApp. Akibat kejadian yang terjadi pada 8/11/2025 itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp66 juta.

Korban mengaku melakukan pembelian mobil dari akun yang mengatasnamakan Prabu Motor Ponorogo. Dalam prosesnya, pelaku menggunakan identitas Febry Marsya dan Keisya Septia Putri yang mengaku sebagai kasir toko tersebut. Pelaku juga mengirimkan berbagai dokumen dan foto kendaraan untuk meyakinkan korban agar segera mentransfer uang pembayaran.

Namun, setelah uang ditransfer, komunikasi dengan pelaku terputus, dan mobil yang dijanjikan tidak pernah dikirimkan.

“Uang itu hasil tabungan keluarga selama bertahun-tahun. Saya ingin membelikan mobil untuk membantu aktivitas anak sekolah dan mendukung kegiatan kami,” ujar IR dengan suara lirih saat ditemui, Ahad (9/11/2025).

Peristiwa ini tidak hanya menyebabkan kerugian finansial, tetapi juga meninggalkan luka batin bagi keluarga. Istri korban ikut berjuang menabung dari hasil usaha rumah tangga, sementara anak mereka sempat menanti dengan gembira kendaraan yang tak kunjung tiba.

“Keluarga kami sempat bertanya kapan mobilnya datang. Saya hanya bisa diam. Rasanya hancur melihat mereka kecewa,” tambah korban.

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Korban berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas para pelaku, sekaligus meminta pihak Prabu Motor Ponorogo yang asli untuk membantu mengklarifikasi penyalahgunaan nama toko mereka.

“Kami percaya Prabu Motor Ponorogo yang asli tidak terlibat. Kami hanya berharap Bapak Achmad Ramadhan selaku owner bisa membantu mempermudah penyelesaian masalah ini,” katanya.

Korban berharap agar masyarakat lebih berhati-hati dalam bertransaksi secara daring dan tidak mudah tergiur oleh harga murah maupun iming-iming dokumen meyakinkan.

Baca Juga:  Propam Polda Aceh Cek Pelayanan di Samsat

“Harapan kami sederhana, uang itu hasil jerih payah kami yang halal. Semoga pelaku segera ditemukan dan tidak ada lagi keluarga lain yang menjadi korban seperti kami,” tutup korban penuh harap.

Kata Kunci (Tags):
beli mobil, online, prabu motor, dosen unmuha

Berita Terkini

Haba Nanggroe