Badai Landa Pesisir Banda Aceh/Aceh Besar

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Angin kencang setara badai melanda laut dan pesisir Aceh Besar dan Benda Aceh terutama wilayah Barat mulai dari kawasan Lhoknga hingga Uleelhue. Para nelayan dan pemancing mania yang biasa telah beraktifitas, ikut mengosongkan kawasan pesisir. Pantauan acehherald.com sepanjang kawasan Lam awe Peukanbada hingga pesisir Uleelhue-Gampong Jawa, tampak tak ada aktifitas … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Ombak menggerus linas Uleelhue-Gampong Jawa, Banda Aceh, Selasa (04/08/2020) pagi. Foto Nurdinsyam

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Angin kencang setara badai melanda laut dan pesisir Aceh Besar dan Benda Aceh terutama wilayah Barat mulai dari kawasan Lhoknga hingga Uleelhue. Para nelayan dan pemancing mania yang biasa telah beraktifitas, ikut mengosongkan kawasan pesisir.

Pantauan acehherald.com sepanjang kawasan Lam awe Peukanbada hingga pesisir Uleelhue-Gampong Jawa, tampak tak ada aktifitas memancing, karena ombak yang tinggi rata rata diatas dua meter.

Sementara ombak di kawasan wisata baru Uleelhue-Gampong Jawa tampak melewati tanggul sepanjang pesisir. Walhasil, kawasan itu nyaris ak bisa dilalui, sekiar pukul 08.30 s/d 10.00 WIB tadi. Ombak menggerus sebagian tanggul serta ikut menghancurkan badan jalan.

Tampak batuan kecil ikut dibawa oleh gelombang kea as badan jalan yang semakin hancur pada beberapa bagian. Beberapa kendaraan yang neka melalui jalan itu, tampak ikut di hantam ombak yang melewati tanggul. “Saya sendiri hampir terjatuh dari sepeda, hingga harus berjalan kaki, dan basah kuyup dihantam ombak yang ikut menyapu badan jalan melewati tanggul.” Tutur, seorang goweser MB dari Uleekareng.

Warga berharap Pemko Banda Aceh atau pihak provinsi segera turun tangan untuk membenahi keadaan, misalnya dengan meninggikan tanggul. Jika tidak akan sia sia semua perbaikan jalan itu, karena akan tetap dihantam ombak dan hancur lagi.

 

Penulis                 : Nurdinsyam (Banda Aceh)

Baca Juga:  Menjawab Ekspekatasi Tifosi

Berita Terkini

Haba Nanggroe