Menjawab Ekspekatasi Tifosi

LAGA para jawara! Itulah titel yang tepat untuk duel semifinal Liga 2 yang mempertemukan Persiraja Banda Aceh dengan Persik Kediri, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat, 22 Nopember 2019 mendatang. Titel itu terasa pas, karena kedua tim adalah kampiun di Grup Barat dan Grup Timur pada babak penyisihan. Persiraja yang berjuluk skuad … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Skuad Persiraja. Foto Ist

LAGA para jawara! Itulah titel yang tepat untuk duel semifinal Liga 2 yang mempertemukan Persiraja Banda Aceh dengan Persik Kediri, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat, 22 Nopember 2019 mendatang.  Titel itu terasa pas, karena kedua tim adalah kampiun di Grup Barat dan Grup Timur pada babak penyisihan.

Persiraja yang berjuluk skuad Rencong bercokol di singgasana Grup Barat dengan point 42 dari 22 kali laga, dengan surplus gol 13. Sementara Persik Kediri yang pernah malang melintang di Liga 1, tampil sebagai jawara Grup Timur dengan point 33 dari 20 kali laga dan surplus gol hanya 11.

Pasukan besutan Hendri Susilo menapak babak semifinal masih dengan status pemuncak grup A dan ‘menggandeng’ Sriwijaya FC ke babak semifinal, sebagai wujud sesama saudara se Sumatera. Berbeda dengan Persik Kediri yang melesat ke babak semifinal dengan status runner up Grup B, di bawah Persita, setelah ditahan imbang  tanpa gol oleh Martapura FC.

Lagi lagi Persiraja datang dengan gol agregat yang lebih baik, atau lebih subur dibanding Persik. Persiraja yang memuncaki grup A dengan point lima dan gol agregat 4-2. Sementara Persik melongok babak semifinal dengan gol agregat hanya 2-1, hasil satu kali menang atas Persita (1-0) dan imbang 1-1 dengan PSMS serta skor kaca mata dengan Martapura FC.

Sementara dari track enam pertandimgan terakhir, pasukan besutan Hendri Susilo versus  Budiarjo Thalib itu juga berimbang, sama sama  2 kali menang, 2 kali imbang dan 2 kali kalah.

Hanya saja, Macan Putih lebih punya jam terbang di Liga 1, bahkan pernah malang melintang di posisi papan atas Liga 1, sebelum akhirnya tersungkur ke Liga 2. Karena jam terbang itu pula, banyak kalangan yang menilai Persik lebih punya kans, dan menempatkan Persiraja Banda Aceh di posisi kuda hitam.

Baca Juga:  Ikasmantig Salurkan Sembako ke Gampong Weu, Jantho dan Barueh

Namun Pelatih Hendri Susilo yakin anak asuhnya kini lebih segar setelah recovery selama beberapa hari; Karena itulah ia punya optimisme ;lebih. “Saya akui Persik tim tangguh. Catatan mereka musim ini juga bagus. Kami harus mati-matian di semifinal nanti,” kata Hendri Susilo yang mantan pembesut PSPS Pekanbaru..

Sementara Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Jailani yang dihubungi Acehherald.com, Senin (18/11/2019) malam juga mengatakan hal yang sama. “Insya Allah kita siap untuk laga semi final. Semua punggawa terutama yang diplotkan untuk masuk starting line up dalam kondisi baik. Hanya Husnudzon yang masih menuju on perform,” kata Rahmat.

Mengenai jadwal pertandigan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, tanggal 22 Nopember 2019, Rahmat mengaku masih belum fit. Karena berdasarkan surat yang diterima dari Panitia Liga 2, kemarin, jadwal pertanduingan adalah pukul 16.00 WITA. Sementara sebelumnya disebutkan pukul 19.00 WITA. “Kita konfirmasi lagi mana waktu yang sebenarnya,” kata Rahmat.

Petang ini, Mukhlis Nakata dkk akan melakukan latihan ringan di Lapangan Samudera, Kuta Bali. Selama beberaopa hari belakangan, anak anak skuad Rencong hanya recovery di Hotel Urban Kuta, Denpasar. “Kita ingin benar benar siap secara fisik dan mental untuk pertandingan semifinal, karena ini adalah laga paling krisial menuju altar Liga 1. Kami harapkan doa dari seluruh masyarakat Aceh,” kata Rahmad Jailani.

Terlepas apapun, bercermin pada track kedua tim sepanjang musim turnamen 2019, tak ada istilah kuda hitam. Mukhlis Nakata dkk harus datang dengan kepala tegak ke Stadion Kapten I Wayan Dipta. Karena sebenarnya, Persiraja justru lebih moncer track laga dan prestasinya. Karena itu pula ekspektasi para tifosinya makin menggunung kali ini.

Baca Juga:  MTsN 1 Banda Aceh Gelar Even Marssal ke-8

 

Penulis      : Nurdinsyam

Editor         : Nurdinsyam

Berita Terkini

Haba Nanggroe