Warga Langsa Meninggal Saat Setir Mobil Pribadi

LANGSA I ACEHHERALD.com – Amiruddin (65), warga Dusun Utama, Desa Paya Bujuk Seulemak, Kota Langsa meninggal saat menyetir mobil pribadi setiba di kawasan Desa Beusa Sebrang Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Selasa (07/04/2020) sekitar pukul 12.40 WIB. Informasi ada seorang sopir meninggal saat membawa mobil, disampaikan oleh warga yang lewat di jalan negara Medan-Banda Aceh tak … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Jasad Amiruddin yang meninggal saat menyetir mobil pribadi, diangkat ke mobil ambulan di kawasan Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, Selasa (07/04/2020).. Foto bawah mobil yang dikendarai almarhum bersama keluarganya

LANGSA I ACEHHERALD.com – Amiruddin (65), warga Dusun Utama, Desa Paya Bujuk Seulemak, Kota Langsa meninggal saat menyetir mobil pribadi setiba di kawasan Desa Beusa Sebrang Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Selasa (07/04/2020) sekitar pukul 12.40 WIB.
Informasi ada seorang sopir meninggal saat membawa mobil, disampaikan oleh warga yang lewat di jalan negara Medan-Banda Aceh tak jauh dari kantor Polsek Peureulak Barat kepada Kapolsek setempat.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Peureulak Barat Iptu Eko Hadianto, SE,MH langsung memeriksa mobil yang dikendarai korban yakni jenis Kijang LGX warna hitam dengan Nopol BL 1352 PD. Mobil ini berangkat dari Langsa ke arah Banda Aceh dengan membawa keluarga.
Melihat kondisi supir yang sudah oleng dari posisi setiur mobil, Kapolsek langsung menghubungi pihak Puskesmas Peureulak Barat untuk membawa ambulan.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr Astuti dari Puskesmas Peureulak Barat, urat nadi Amiruddin tidak lagi berdenyut. Amiruddin diduga terkena serangan jantung saat sedang menyetir mobil sehingga nyawanya tidak terselamatkan.
Sebelum jasadnya dibawa pulang oleh keluarganya ke rumah duka di Kota Langsa, pihak Puskesmas terlebih dahulu membawa jenazah almarhum ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak.
Menurut pengakuan Siti Hajar (31) anak kandung almarhum yang ikut bersama satu mobil, bahwa ayahnya (Amiruddin) saat berangkat dari rumahnya di Dusun Utama Desa Paya Bujuk Seulemak, Kota Langsa masih dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan apapun.
Bahkan sebelum berangkat, ayahnya juga ada melakukan pemeriksaan tensi darah dan hasilnya memang tinggi. Meski tensi darah tinggi, tapi ayahnya tidak ada mengeluh sakit di dada maupun di bagian tubuh lainnya.
Malah dalam perjalananpun hingga sudah mencapai Kecamatan Peureulak Kota yang jaraknya dari Kota Langsa sekitar 44 kilometer lebih, ayahnya juga tidak ada keluhan sakit dan tidak berhenti untuk istirahat.
Ayahnya terus menyetir mobil dalam keadaan biasa. Baru sesampainya di depan Polsek Peureulak Barat atau sekitar tujuh kilometer lagi dari Kota Peureulak, kondisi ayahnya mulai tidak stabil.
Malah jalannya mobil mulai oleng ke kiri dan kanan sehingga ayahnya yang ketika itu masih sadar, langsung menghentikan mobil dan secara tiba-tiba badan ayahnya terjatuh ke kursi samping kiri.
Melihat kejadian itu, keluarga almarhum yang menjadi penumpang dalam mobil itu merasa panik dan melaporkan kepada masyarakat yang sedang melintas di depan Polsek Peureulak Barat untuk seterusnya dilaporkan ke Polsek terdekat.
Kapolres Aceh Timur melalui Kapolsek Peureulak Barat, Iptu Eko Hadianto, SE, MH membenarkan jika korban punya riwayat penyakit darah tinggi.

Baca Juga:  Pj Gubernur Aceh: Antisipasi Darurat Pangan, Kementan Percepat PAT dan LTT

Penulis Ridwan Suud (Aceh Timur/Kota Langsa)

Berita Terkini

Haba Nanggroe