Warga Kemukiman Lampanah Tolak Kehadiran Migran Rohingya

“Kami sendiri kini sedang susah, dengan kondisi ekonomi saat ini, selain itu ini juga terkait dengan tahun politik yang sangat riskan terjadinya pergesekan di lini horizontal. Keberadaan para migran itu tentu menjadi persoalan baru di tengah masyarakat,” kata salah seorang tokoh Lampanah.

Iklan Baris

Lensa Warga

KOTA JANTHO I ACEHHERALD.com – Jajaran Keuchik, Ketua Pemuda Gampong serta Panglima Laot Lhok  se Kemukiman Lampanah di Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, menyatakan menolak kehadiran warga migran gelap Rohingya di kawasan mereka.

Penolakan itu dilakukan melalui sebentuk surat pernyataan yang diteken seluruh keuchik dan ketua pemuda gampong di Kemukiman Lampanah tertanggal 27 Desember 2023 dan diketahui oleh Imum Mukim Lampanah, T Nasai.

Ikut menandatangani pernyataan penolakan itu adalah Panglima Laot Lhok Lampanah Syahrul Ramadhani dan Panglima Laot Lhok Leungah Adami.

Para keuchik yang ikut meneken penolakan tersebut adalah, Keuchik Leungah Samsuar, Keuchik Ujong Masjid Lampanah Khairul Adami, Keuchik Lampanah Darkasyi, Keuchik Ujong Kupula Nizali Saputra dan Keuchik Beuruenut an Subqi.

Sementara Ketua Pemuda yang ikut membubuhkan tandatangan penolakan itu adalah, Ketua Pemuda Ujong Masjid  Abdul Kadir, Ketua Pemuda Lampanah Syakirin, Ketua Pemuda Ujong Kupula Bustami, Ketua pemuda Leungah Mawardi dan Ketua Pemuda Beuruenuet Muhammad Musafir.

Penolakan itu dinyatakan sebagai representasi hati dari seluruh warga Kemukiman Lampanah, terhadap keberadaan migran Rohingya, yang menurut mereka bisa memicu problem baru di tataran masyarakat. “Kami sendiri kini sedang susah, dengan kondisi ekonomi saat ini, selain itu ini juga terkait dengan tahun politik yang sangat riskan terjadinya pergesekan di lini horizontal. Keberadaan para migran itu tentu menjadi persoalan baru di tengah masyarakat,” kata salah seorang tokoh Lampanah yang tak mau disebutkan jati dirinya.

Ia juga mengaku jika pernyataan para keuchik, ketua pemuda dan panglima laot lhok kawasan Lampanah itu adalah mewakili suara hati para warga Kemukiman Lampanah Leungah.

Warga Lamteuba Juga Menolak

Rapat warga Lamteuba. Foto Ist

Kebijakan senada juga dilontarkan oleh masyarakat Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem Aceh Besar. Seiring pernyataan sebuah organisasi advokasi, yang oleh ketuanya mengaku bersedia menampung para migran Rohingya itu di lahan yang katanya ia miliki di kawasan Lamteuba Seulimuem.

Baca Juga:  Dewan Kota Gelar RDPU Raqan Penyelenggaraan dan Retribusi Pelayanan Parkir

Melalui sebuah podcast, ketua organisasi dimaksud meminta kepada Bupati Aceh Besar untuk mengeluarkan surat penetapan lokasi. Belum lagi Pemkab Aceh Besarmerespon, warga Kemukiman Lamteuba langsung melakukan rapat gabungan dan secara tegas menolak rencana sng ketua organisasi. Bahkan forum itu menyuarakan bakal memanggil ketua organisasi yang berkata bersedia menempatkan migran gelap Rohingya di tanah yang diakui sebagai areal miliknya itu.

Kata Kunci (Tags):
rohingya, pengungsi, tolak rohingya, lampanah, lamteuba

Berita Terkini

Haba Nanggroe