Walikota Banda Aceh: Tak Ada Niat Kami Merebut Masjid Oman

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE,Ak MM yang dalam sepekan terakhir berada di luar Kota Banda Aceh, karena keperluan dinas, akhirnya berbicara secara lugas mengenai kisruh Masjid Oman Al Makmur Lampriek. “Kami pastikan kepada semua pihak khususnya kepada warga Lampriek, tidak ada niat sedikitpun dari Pemerintah Kota Banda Aceh … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh (H Aminullah Usman Se,Ak MM dan Drs H Zainal Arifin. Foto Ist

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE,Ak MM yang dalam sepekan terakhir berada di luar Kota Banda Aceh, karena keperluan dinas, akhirnya berbicara secara lugas mengenai kisruh Masjid Oman Al Makmur Lampriek. “Kami pastikan kepada semua pihak khususnya kepada warga Lampriek, tidak ada niat sedikitpun dari Pemerintah Kota Banda Aceh untuk merebut Masjid Oman Al Makmur di Lampriek. Ini semata mata hanya untuk upaya penyelamatan dari hal hal atau kemungkinan yang tak diinginkan. Itu Saja!”

Penegasan itu diungkapkan Aminullah, Sabtu (1/2/2020) pagi, menjelang acara pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Antarwartawan Piala Gebyar Gemilang, di Hall Utama GOR KONI Aceh. Menurut Pak Wali yang dalam kesempatan itu ikut didampingi Wakil Walikota Banda Aceh, Drs Zainal Arifin, upaya penyelamatan itu adalah bagian dari peran Pemko memberi rasa aman dan nyaman kepada warganya.

Dalam kaitan dengan Masjid Al Makmur, Pemko hanya menjalankan tugas sebagai mediator antara dua kubu yang sedang terlibat konflik. Dengan pertimbangan untuk mencegah hal yang tak diinginkan, Pemko menengahi sambil menjangkar Kadis Syariat Islam Kota Banda Aceh di posisi BKM, hingga semuanya berjalan kondusif nantinya. “Soal ibadah kami juga tak memaksakan kehendak, jalankan saja pakem yang selama ini telah dilaksanakan,” kata Aminullah.

Ditambahkan, klaim merebut seperti dilansir banyak pihak, dinilai berlebihan. “Beban tugas dan kerja Pemko yang multi sektor dan multi kepentingan, sudah terlalu padat. Terlalu naif jika kami menambah beban baru dengan mengambil alih masjid Al Makmur. Karena itu ada pihak yang telah punya tupoksinya. Ini yang perlu dipahami semua pihak,” tandas Aminullh.

Pada sisi lain, Walikota Banda Aceh itu mengingatkan, jika memang warga Lampriek atau jamaah Masjid Al Makmur ngotot untuk mandiri dalam menyelesaikan kisruh saat ini, pihak Pemko Banda Aceh tak keberatan untuk kembali menyerahkan sepenuhnya penyelesaian itu kepada masyarakat Gampong Bandar Baru. Dengan catatan, jika terjadi satu dan lain hal di kemudian hari, pihak Pemko Banda Aceh akan lepas tangan. “Kami sudah katakan tadi, kami sebenarnya tak mau menambah beban tugas baru. Karenanya, jika masyarakat Gampong Bandar Baru menginginkan mandiri dalam penyelesaian kisruh Masjid Oman, silakan saja. Toh kami hanya semata-mata menjalankan peran sebagai pelindung rakyat,” pungkas Walikota yang diiyakan oleh Wakil Walikota Banda Aceh.

Baca Juga:  Pembangkit Listrik Tenaga Surya Masuk Dalam Daftar PSN, Ini Harapan Hj Rizayati

 

Penulis                : Nurdinsyam

Berita Terkini

Haba Nanggroe