Tirta Daroy Diskon 50 Persen Rekening 5000 Pelanggan

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy Banda Aceh, memastikan akan memberi potongan harga untuk tagihan 5000 pelanggannya. “Atas perintah Pak Wali Kota Banda Aceh, kami telah melakukan kajian secara kepatutan manajemen, termasuk dari sisi cash flow dan hasilnya diskon 50 persen diberikan terhadap 5000 pelanggan.dan itu sudah dilaporkan … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

T Novizal Aiyub

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy Banda Aceh, memastikan akan memberi potongan harga untuk tagihan 5000 pelanggannya. “Atas perintah Pak Wali Kota Banda Aceh, kami telah melakukan kajian secara kepatutan manajemen, termasuk dari sisi cash flow dan hasilnya diskon 50 persen diberikan terhadap 5000 pelanggan.dan itu sudah dilaporkan ke Pak Wali,” kata Direktur Utama PDAM  Tirta Daroy, T Novizal Aiyub, Sabtu (04/04/2020) siang.

Menurut pria yang akrab disapa Ampon Yub itu, diskon tersebut diberikan kepada pelangan dengan katagori R1, sementara selain itu, tetap dengan tarif biasa. Pelanggan R1 memang sudah tercantum pada rekening, jadi warga tak perlu syarat apapun saat mendatangi loket pembayaran di manapun, karena sudah tervalidasi secara otomatis,” ujar Ampon Yub.

Ditambahkan, pemotongan itu juga sesuai dengan kemampuan finansial PDAM, dan dinilai tidak mempengarui kinerja pelayanan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. “Kita menyisihkan keuntungan operasioanl untuk pelanggan. Bagaimanapun perusahaan ini adalah milik warga kota juga,” kata Ampon Yub seraya menambahkan, saat ini jumklah pelanggan PDAM Tirta Daroy mencapai 50.000 pelanggan, mulai katagori R1 s/d R4 plus Niaga.

.Diskon tersebut, kata Aiyub, merupakan bentuk kepedulian PDAM Tirta Daroy bagi pelanggan setianya terutama golongan R1 atau masyarakat kurang mampu. “Untuk ke depan akan kita lihat perkembangannya (kemungkinan untuk memperpanjang atau memperluas cakupan diskon). Semoga cepat berlalu pandemi ini dari kota kita,” ujar Ampon Yub.

Sementara terkait meningkatnya pemakaian air selama masa pandemi Corona, ia mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai hal seperti pemeliharaan jaringan hingga memastikan kecukupan stok bahan pemurni air yang dipasok dari Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga:  Ini Penyebab Seluruh Hakim MK Dipolisikan soal Dugaan Pemalsuan Surat

Tantangan PDAM sekarang adalah kapasitas produksi yang tetap sementara demand terus meningkat. “Dipengaruhi juga oleh tingkat kekeruhan air baku dari Krueng Aceh. Jadi ada waktunya kami terpaksa menggilir distribusi air, namun kami komit memberikan yang terbaik bagi warga kota,” katanya.

 

Penulis            : Nurdinsyam

Berita Terkini

Haba Nanggroe