KOTA JANTHO I ACEHHERALD.com – Bahrul Jamil meneruskan tradisi haru biru saat ini meninggalkan lembaga yang ia pimpin. Pria yang sering tampil apa adnya itu, Senin (06/11/2023), harus berpisah dengan para stafnya di Dinsos Aceh Besar. Terhitung Jumat (03/11/2023) ia dirotasi menjadi Kadisdik Aceh Besar, dari posisi semula sebagai Kadis Sosial Aceh Besar.
Sebagian besar stafnya hanya mampu menundukkan kepala ketika Bahrul Jamil (BJ) mengucapkan pidato perpisahan. Mereka tak mampu menatap wajah pria yang casingnya sangar, namun punya perhatian luar biasa terhadap staf. Karena itu pula ia mampu membangun team work luar biasa di setiap lembaga yang ia pimpin, termasuk Dinsos Aceh Besar.
Pak Beje mampu memobilisir stanya hingga tanpa limit waktu. Semua itu dikerjakan dengan rasa ikhlas, mulai dari jajaran Sekdis, para kabid hingga tenaga relawan di lapangan. “Beliau mampu memberikan hal yang belum pernah kami dapatkan,” ujar Sulaiman, yang mewakili staf saat memberikan kesan dan pesan.
Lepas sambut Kepala Dinas Sosial Aceh Besar berlangsung haru, pegawai Dinsos Aceh Besar merasa kehilangan sosok baik hati yang selalu mengayomi. Wajar jika ada air mata yang jatuh saat melepas kepindahan Bahrul Jamil, SSos, MSi, ketempat tugas barunya. Lepas sambut disaksikan Asisten II Sekdakab Aceh Besar, M. Ali, SSos, MSi, itu, berlangsung di Aula Data Gumpung, Dinsos Aceh Besar di Kota Jantho.
Pak Beje pertema sekali meminta maaf kepada seluruh pegawai di lingkungan Dinsos Aceh Besar, baginya, kebersamaan selama 3 tahun menjabat sebagai Kadinsos, meninggalkan banyak cerita dan kenangan, namun sebagai abdi negara dirinya harus siap ditugaskan dimanapun. “Pertama sekali mohon maaf saat kami dan Keluarga bertugas selama tiga tahun kita telah bersama-sama dan Silaturahmi di antara kita tetap terjaga, mudah mudahan Dinsos ke depan lebih baik lagi dalam memberi layanan kepada masyarakat Aceh Besar,” pesan Bj.
Ia juga menyampaikan, jika ada hal yang kurang berkenan mohon dimaafkan, namun program yang sukses dan berjalan dengan baik harus tetap ditingkatkan, agar Dinsos tetap mampu menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat. “Jika ada hal yang tidak berkenan mohon dimaafkan, namun, program yang kita jalankan bersama harus tetap berjalan dengan baik, agar Dinsos Aceh benar-benar menjadi perwakilan Pemkab Aceh Besar di tengah masyarakat yang mengalami musibah dan kesusahan, karena itu tugas utama Dinsos,” tutur Bahrul Jamil.
Sementara itu, Aulia Rahman SSTP MSi yang menerima jabatan baru sebagai Plt Kadinsos, mengucapkan terimakasih kepada pimpinan yang sudah mempercayai dirinya untuk melanjutkan tugas yang telah di lakukan oleh Bahrul Jamil sebagai nahkoda Dinsos sebelumnya. “Berkat beliau lah Dinsos kita ini bangkit dan mampu membuat inovasi dan mencapai prestasi sehingga ini akan menjadi tugas kita bersama seluruh keluarga besar Dinsos. Bantu saya untuk mempertahankan kolektifitas dalam keluarga besar kita ini,” pinta Aulia.
Ia menjelaskan, Bj sukses membangun Dinsos dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat. Saat ini juga bersama pilar pilar sosial Dinsos mampu berinovasi dengan tugas tugas kemanusiaan hingga pemberdayaan. “Saat ini hampir 500 relawan di Aceh Besar mampu beliau satukan langkah untuk bersama melayani masyarakatm,” tandas Aulia
Sedangkan M. Ali, memohon dukungan dari Kabid, Kasie, Kasub Bag dan seluruh Staf atas tugas berat yang diemban Plt Kadinsos saat ini, baginya, tanpa kebersamaan yang kuat, Dinsos Aceh Besar tak akan bisa menjalankan fungsinnya mewakili Pemkab Aceh Besar dalam membantu masyarakat termasuk dengan misi kemanusiaan yang telah dilakukan selama ini.
Sulaiman mewakili Staf lainnya, mengucapkan terimakasih kepada Bahrul Jamil yang sudah menjalankan tugas dengan baik. Sulaiman merasa sangat kehilangan, karena selama ini Bj berhasil menjalankan tugasnya dengan baik bahkan menurutnya Bj yang terbaik. “Kita merasa sangat kehilangan karena beliau mampu memberikan yang belum pernah kami dapatkan,” pungkasnya.



















