BANDA ACEH | ACEHHERALD.com – Pemerintah Aceh menyerahkan penghargaan kepada tenaga kesehatan (nakes) dan Dinas Kesehatan yang berprestasi yang tersebar di seluruh Aceh. Penyerahan penghargaan itu dilakukan Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki yang diwakili Asisten I Sekda Aceh, Dr M Jafar SH M.Hum, pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2022.
Tiga Dinas Kesehatan tingkat kabupaten/Kota yang mendapat penghargaan pada HKN Tahun 2022 tersebut, adalah Kota Langsa, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Aceh Tengah. Ketiga daerah tersebut dinilai berhasil dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.
Ketiga daerah yang menerima penghargaan yang diserahkan Asisten I Sekda Aceh, Dr M Jafar SH, M.Hum itu, diharapkan terus menjadi pembangkit semangat bagi kabupaten/kota lainnya yang untuk meningkatkan pelayanan mereka di masing-masing daerah.
Karena itu prestasi yang dicapai ketiga Dinas Kesehatan tersebut, yaitu Dinas Kesehatan Kota Langsa, Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah, dan Dinas Kesehatan Aceh Tangah, patut diberi apresiasi, kata Jafar pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2022 yang dilaksanakan di Pelataran Kantor Gubernur Aceh, Senin 14 November 2022.
Pada acara yang berlangsung sederhana tersebut, selain dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanief dan jajaran juga hadir sejumlah kepala satuan kerja pemerintah Aceh (SKPA) dan Dinas Kesehatan Aceh dan Forkopimda yang meliputi perwakilan Pangdam, Kapolda dan Kejati Aceh.
Disamping itu, seperti dipantau AcehHerald.com, pada upacara Hari Kesehatan Nasional itu terlihat sejumlah Kepala Biro di lingkungan Setda Aceh, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, para pegawai kesehatan dan mahasiswa kesehatan.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin dalam sambutan yang dibacakan oleh Jafar, mengatakan, HKN tahun 2022 digelar dengan mengangkat tema, “Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku, membuka peluang bagi seluruh lapisan masyarakat memasuki masa transisi”.
Hal ini merupakan tantangan tersendiri di bidang kesehatan, setelah fokus pada penanganan pandemi Covis-19, kini dihadapkan pada penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM). Pandemi mengajarkan bahwa tak ada satupun orang yang di dunia yang aman. Karena itu dibutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih siaga, antisipatif, responsif dan tangguh dalam menghadapi ancaman masalah kesehatan yang terjadi saat ini, maupun di masa yang akan datang.
Kementerian Kesehatan, kata Budi, menyusun langkah konkret, dengan melakukan transformasi sistem kesehatan yang fokus pada 6 pilar, yaitu layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM Kesehatan, teknologi kesehatan.
“Dengan kolaborasi profesional dari segala sektor, pandemi ini hampir kita lalui. Saat ini bersama dengan negara-negara lain, Indonesia sedang meningkatkan kapasitas global untuk pencegahan, persiapan dan respons terhadap pandemi di masa yang akan datang,” kata Budi.
Saat ini semua sektor menghadapi masa transisi dari Pandemi ke Endemi. Aturan Pemerintah dalam perihal melonggarkan pembatasan pandemi Covid-19, salah satunya dengan memperbolehkan masyarakat untuk tidak memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan, atau di area terbuka yang tidak padat orang.
Belajar dari sejarah pandemi yang terjadi di dunia, transisi menuju endemi, dilakukan saat masyarakat sudah mulai menyadari, bagaimana caranya melakukan protokol kesehatan yang sehat pada diri dan keluarga. Hal tersebut memerlukan edukasi dan penerapan secara bertahap.
Menkes berharap, melalui peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58 ini, menjadi awal pulihnya berbagai sektor di masyarakat, sehingga Indonesia bisa Kembali Sehat dan Kembali Tumbuh.
Budi juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya, kepada segenap jajaran kesehatan, lintas sektor di pusat, dan daerah, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu membahu, berjuang tanpa mengenal lelah di semua lini dalam melaksanakan pembangunan kesehatan, perjuangan untuk selamatkan bangsa dari pandemi Covid-19.
Selain itu, membangkitkan semangat dan optimisme seluruh komponen masyarakat, untuk menjalani masa endemi dengan bijak serta mewujudkan Indonesia semakin sehat, dan tumbuh menjadi bangsa besar yang kuat.
Penghargaan untuk Pelaku Kesehatan Terbaik 2022
Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun 2022, Penjabat Gubernur Aceh juga menyerahkan penghargaan kepada mereka yang dinilai sebagai yang terbaik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Penghargaan yang diberikan di antaranya kepada Kader Pos Pelayanan Terpadu Teladan Provinsi Aceh tahun 2022, Tenaga Kesehatan Teladan (dokter, dokter gigi, bidan, perawat, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kefarmasian, tenaga kesling, tenaga gizi, tenaga ATLM), serta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kota terbaik Pelaksanaan Imunisasi Dasar Lengkap Tahun 2022.. [*]



















