Tersentuh Airsoft Gun, Pria di Duren Sawit Babak Belur Dipukuli Massa

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″] JAKARTA | ACEH HERALD HANYA ingin gaya-gayaan dengan menggunakan airsoft gun, seorang pria berinisial BF babak belur dihamok massa di Duren Sawit, Jakarta Timur. Peristiwa yang berujung pada pemukulan ini diawali dengan kesalahpahaman. Keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian seperti dilansir Detikcom, Ahad (20/12/2020), kejadian bermula ketika motor BF mogok di … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Ilustrasi Airsoft Gun

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

JAKARTA | ACEH HERALD

HANYA ingin gaya-gayaan dengan menggunakan airsoft gun, seorang pria berinisial BF babak belur dihamok massa di Duren Sawit, Jakarta Timur. Peristiwa yang berujung pada pemukulan ini diawali dengan kesalahpahaman.

Keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian seperti dilansir Detikcom, Ahad (20/12/2020), kejadian bermula ketika motor BF mogok di Jalan Delima, Duren Sawit, pada Sabtu (18/12) dini hari. BF kemudian membawa motornya ke bengkel.

Setelah itu, BF ingin pergi ke ATM terdekat untuk mengambil uang biaya perbaikan motor. Dia hendak menebeng ke pengendara motor lain yang ada di sekitar bengkel supaya diantar ke ATM.

“Nggak jauh dari bengkel ada segerombolan anak muda. Dia minta tolong suruh nganter ke ATM mau ambil duit,” ujar Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Budi Esti, Minggu (20/12/2020). Dalam perjalanan, pengendara motor yang memberi BF tumpangan merasa dirinya ditodong pistol oleh BF. Pasalnya, BF memang membawa sebuah airsoft gun di tas selempangnya. Sontak, orang tersebut panik dan menjatuhkan motornya.

“Jadi dia ini bawa soft gun di tas selempang depan. Nah, itu nyentuh pinggangnya. Dia ketakutan. Kata dia, ‘Ini apaan, Bang?’ Terus jatuh dari motor,” kata Budi.

Orang yang merasa ditodong oleh BF itu langsung berteriak minta tolong karena merasa diancam dengan menggunakan senjata api. Warga sekitar pun langsung memukuli BF hingga babak belur di tempat.

Usut punya usut, pemukulan tersebut terjadi karena kesalahpahaman antara BF dan pengendara motor. BF tidak menodong dan tidak membawa senjata api, melainkan hanya airsoft gun.

Nggak ada. Itu juga nggak ada isinya. Soft gun itu nggak ada isinya. Itu cuma gaya-gayaan pinjam dari tetangga. Jadi murni nggak ada pidana,” tegas Budi.Polisi menjelaskan bahwa airsoft gun yang dibawa BF juga tidak ada isinya. Sebab, BF membawa airsoft gun hanya untuk gaya-gayaan.

Baca Juga:  Ustad Fakhruddin Kembali Pimpin DPW DMI Aceh

Meski begitu, masalah kedua belah pihak kini sudah selesai. Polisi menyayangkan BF yang justru pada akhirnya menjadi korban. “Kasihan dia malah jadi korban,” pungkasnya.(*)

 

Sumber     :     Detikcom

 

 

 

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe