
BANDA ACEH | ACEH HERALD
STAKEHOLDER pariwisata yang berasal dari 22 provinsi di Indonesia, telah memastikan keikutsertaannya pada acara multievent Aceh Travel Mart (ATM) 2.0. Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang, pada 21-25 Marett 2021.
Ketua Panitia ATM 2.0, Apri Al Amin mengatakan, hingga akhir Januari 2021, telah teregistrasi 30 seller dan 56 buyer dari berbagai daerah di nusantara. Mereka berasal dari DPD ASPPI se-Indonesia dan anggota asosiasi lainnya.
Apri Al Amin menyebutkan, stakeholder pariwisata yang sudah mendaftar, di antaranya berasal dari Kalimantan Selatan, Banten, Jatim, Lampung, Bali, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi.
Dikatakan, secara umum jumlah peserta Aceh Travel Mart (ATM) 2.0 yang mendaftar sudah di atas 50 persen. Untuk seller, dari 50 meja yang disediakan, saat ini sudah 30 perusahaan yang bergerak di bisnis pariwisata yang mendaftar.
Hal sama juga berlaku untuk tim buyer yang berasal dari berbagai daerah di nusantara. Dari target 100 perusahaan yang hadir, saat ini sudah 56 perusahaan mendaftar.
“Kami berharap, sebelum Maret 2021, jumlah pendaftar sudah mencapai 100 persen,” kata Apri Al Amin.
Kata Wakil Ketua II DPD ASPPI Aceh itu, para buyer yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bisa kontak bisnis langsung pada acara table top ATM 2.0. Selain bisnis to bisnis B2B), para buyer juga bisa mengikat komitmen bisnis to customer (B2C), dengan stand UMKM di Aceh.
Tak hanya itu, para buyer juga akan diajak melakukan perjalanan wisata ke sejumlah obyek wisata utama di Tanah Rencong.
Penulis M Nasir Yusuf




