Sekeluarga Tewas Keracunan di Bekasi, Keberadaan Suami Korban Jadi Misteri

JAKARTA | ACEHHERALD – Lima orang dalam satu keluarga di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga keracunan dan 3 di antaranya tewas. Polisi saat ini masih mencari keberadaan suami korban. Berikut ini daftar korban peristiwa sekeluarga keracunan di Bekasi: 1. AM (40): meninggal 2. RA (20): meninggal 3. MR (16): meninggal 4. MDS … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

JAKARTA | ACEHHERALD – Lima orang dalam satu keluarga di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga keracunan dan 3 di antaranya tewas. Polisi saat ini masih mencari keberadaan suami korban.

Berikut ini daftar korban peristiwa sekeluarga keracunan di Bekasi:

1. AM (40): meninggal
2. RA (20): meninggal
3. MR (16): meninggal
4. MDS (34) dirawat di RS
5. NA (5): dirawat di RS

AM adalah ibu dari RA dan MR yang juga meninggal. AM sebelumnya sudah bercerai lalu menikah lagi. Suami AM saat ini ternyata tidak ada di lokasi kejadian saat sekeluarga keracunan hingga meninggal.

“Tidak ada di tempat kejadian dan masih kita akan lakukan pemanggilan dan pemeriksaan. Kita akan hubungi, kita akan cari,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki di RSUD Bantargebang, Bekasi, Sabtu (14/1/2023).

Polisi belum mengetahui keberadaan pelaku. Saat penemuan sekeluarga keracunan itu, sang suami juga tidak ada di rumah tersebut.

“Karena sampai sekarang Kasat Reskrim belum ada data keberadaan yang bersangkutan ada dimana, karena waktu saat kejadian tidak ada di tempat,” tutur dia.

Saat ini, dua korban selamat MDS dan NR masih menjalani perawatan di RSUD Bantargebang. Kondisi kedua korban perlahan membaik. NS sudah dipindahkan ke ruang rawat inap biasa, sementara MDS masih di ruang ICU menjalani perawatan intensif.

“NA sudah mulai membaik kondisinya. Sementara yang di ICU juga sudah lepas, tinggal menggunakan selang, menggunakan selang melalui hidung, tidak melalui mulut lagi dan sudah bisa berbicara. Tinggal mungkin mudah-mudahan menunggu pemulihan,” kata Kombes Hengki.

Polisi Periksa 7 Saksi

Polres Metro Bekasi Kota masih terus mendalami kasus sekeluarga diduga keracunan di Cikenting Udik, Bekasi, Jawa Barat. Hingga kini, total tujuh orang saksi telah diperiksa pihak kepolisian setempat.

Baca Juga:  Banda Aceh Sumbang 11 Orang Dari 16 Covid-19 Baru, 3 Orang Meninggal Dunia

“Dari kejadian tersebut kita telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, ada 7 orang,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki, kepada wartawan di RSUD Bantargebang, Sabtu (14/1/2023).

Adapun saksi-saksi yang diperiksa yakni tetangga hingga mantan suami dari salah satu korban. Selain itu, polisi juga turut memeriksa pemilik warung tempat korban membeli kopi sehari sebelum ditemukan lemas tergeletak di rumahnya.

“Baik yang tinggal di sekitar rumah kontrak, pemilik kontrakan sendiri, maupun pemilik warung yang diinformasikan oleh yang masih hidup, dia pada malam hari membeli kopi merek suatu produk tertentu. Dia membeli kopi di warung dan itu kita udah amankan sedang diperiksa laboratorium forensik,” ucapnya.

Tak hanya pemeriksaan saksi, kepolisian juga turut mengambil sampel muntah hingga kotoran korban. Hal tersebut dilakukan guna melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

“Berbagai macam yang ditemukan. Ada makanan, minuman, feses, muntahan, air sumur, ada 14 sample di sana,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan autopsi terhadap tiga jenazah korban yang dinyatakan meninggal akibat insiden nahas tersebut.

“Sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terutama setelah dilakukan autopsi, kami menunggu secara tertulis, nanti baru kami informasikan,” kata Hengki.

Hengki belum bisa memastikan apakah sekeluarga tersebut betul-betul mengalami keracunan atau diracun. Polisi, kata dia, masih menunggu hasil dari pemeriksaan di laboratorium.

“Kan kita belum bisa menyampaikan itu. Kita akan tunggu dari laboratorium,” imbuhnya, dilansir dari detiknews.

Berita Terkini

Haba Nanggroe