YOGYAKARTA | ACEHHERALD — Politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno menyatakan bakal menemui Prabowo Subianto selaku ketua umum partainya sebelum menentukan kemungkinan maju sebagai calon presiden 2024 dari PPP.
Hal ini disampaikan Sandiaga selepas menghadiri Silaturahmi Akbar PPP DIY di Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta, Minggu (8/1) siang.
Sandi mengatakan, dirinya masih harus bertemu dengan petinggi atau sesepuh partai yang akan jadi kendaraan politiknya nanti saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Termasuk, berkomunikasi dengan Prabowo selaku ketua umum partai tempat Sandi bernaung sekarang.
“Ini ranahnya para pimpinan partai dan para kiai, para pini sepuh dan tentunya semuanya itu harus mendapatkan restu. Maupun juga saya harus sowan kepada pimpinan Gerindra, saya nanti akan tabayyun dengan Pak Prabowo,” kata Sandi di Stadion Kridosono, Minggu.
Tabayyun ini, bagi Sandi, sesuai dengan etika dan adat berpolitik demi hubungan baik yang tetap terjaga antara semua pihak. Ia mengaku akan meminta waktu untuk bisa bertemu langsung dengan Prabowo.
“Kami akan meminta waktu segera dan menunggu kesiapan dari beliau (Prabowo),” katanya.
Adapun kehadiran Sandi dalam acara Silaturahmi Akbar PPP DIY ini lewat undangan yang diberikan oleh ketua DPW PPP DIY M. Yazid sekitar 6 bulan lalu kepadanya. Selain itu, klaimnya, juga hampir bersamaan dengan agenda kerjanya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (RI).
“Ini merupakan suatu kehormatan bisa hadir,” ujarnya.
Acara Silaturahmi Akbar PPP DIY ini sendiri dihadiri para petinggi partai berlambang Kakbah. Antara lain Mardiono, Arwani Tomafi, Musyaffa Noer, Achmad Baidowi, Muhammad Romahurmuziy dan beberapa tokoh lainnya.
Dalam acara itu, Sandiaga turut memberikan sepatah sambutan, termasuk pantun sebagai kado Harlah PPP ke-50.
Prabowo Sentil Kader Gabung Partai Lain
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyinggung kader partainya yang berkeinginan untuk bergabung dengan partai politik (parpol) lain. Ia menilai ada beberapa kader Gerindra yang keluar dari jalur sehingga salah jalan.
“Kita harus koreksi diri, lain di mulut lain di hati. Tinggi gunung seribu janji, lain di bibir lain di hati, kumaha?” kata Prabowo di kantor Badan Pemenangan Presiden DPP Partai Gerindra, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (7/1).
Prabowo mengaku siap apabila ditinggalkan para kader Gerindra. Bahkan, ia tak akan gentar dan berhenti berjuang untuk bangsa dan negara.
Ia pun meminta agar kader yang ingin keluar dari partai Gerindra pergi dengan cara baik-baik. Prabowo mengaku akan menghormati keputusan kadernya bergabung ke parpol lain.
“Kalau mau pisah, pisah yang baik, silakan. Saya katakan semua partai baik. Kita harus hormati orang yang mau masuk parpol. Karena politik artinya upaya memperbaiki kehidupan rakyat, kalau ada orang yang mau melakukan itu, ya monggo, mari kita bersaing kita adu program,” ucap Prabowo, dilansir dari CNN Indonesia.





















