
[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]
SIGLI | ACEH HERALD
DANDIM 0102/Pidie, Letkol Arh Tengku Sony Sonatha, SE MIP, mengajak wartawan untuk mengekpos tentang keindahan alam Pidie, sehingga menarik para wisatawan, bahkan bisa menarik minat para Investor untuk mengembangkan sektor wisata yang ada di Pidie.
Ajakan promosi wisata ini disampaikan Dandim saat acara Coffee Morning dengan Awak Media, pengurus FKPPI, PPM, dan Komunitas Trail, Sepeda,dan Mobil offroad Pidie, yang berlangsung di aula Salimuddin, Makodim 0102/Pidie, Kamis (17/12/2020). “Banyak potensi wisata Pidie masih belum mendapat polesan berupa fasilitas pendukung, diperlukan keseriusan kita untuk mengembangkannya, dengan pemberitaan lewat media, tentu akan diketahui secara luas keindahan alam Pidie, sehingga akan menarik wisatawan, juga minat para Investor untuk ikut ambil bagian”, ungkap Dandim.
“Dengan hidupnya sektor wisata, nantinya bisa menjadi salah satu andalan pendapatan daerah, selain juga menampung banyak pekerja lokal, yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelas Dandim, sembari memberi contoh daerah lain dimana sektor wisatanya menjadi pendapatan utama. “Potensi wisata Pidie dengan alam yang masih asri tidak kalah dengan tempat-tempat lain, namun fasilitas sebagai pendukung suatu objek wisata belum kita miliki, sehingga perlu perhatian kita semua,” terangnya.
Dandim dalam kesempatan tersebut juga mengajak semua komponen berpikir dan berbuat untuk kemajuan Pidie di segala bidang, baik sektor pertanian, perikanan,perdagangan, transportasi, juga dalam segi pemberdayaan masyarakat.
Dandim berjanji akan menyampaikan hasil curah pendapat seperti disampaikan oleh H.Jamal (Komunitas Trail, Sepeda dan Mobil offroad), Iskandar Sidiq dan Maimun (FKPPI), Bukhari (PPM) maupun Idris Ismail (PWI), dimana dalam penyampaian mereka mencoba memberikan solusi untuk “menata” pembangunan Pidie di segala sektor. “Mendukung program pemerintah yang sedang dilaksanakan, dengan memberikan motivasi, serta ide-ide kreatif, akan mempercepat kemajuan pembangunan Pidie, tentu dengan tidak mengabaikan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, maupun syariat islam,” pungkas Dandim.(*)
PENULIS : */NURDINSYAM


















