LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD – Penjabat Walikota Lhokseumawe Dr Drs Imran mulai menerapkan instruksi dan perintah secara terukur kepada lintas organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintahan Kota Lhokseumawe. Imran terlihat telah mulai menguasai sedikit banyak kondisi ril Pemkot Lhokseumawe.
Walhasil, dalam apel gabungan OPD Pemkot Lhokseumawe, Imran tampak menguasai betul tentang instruksi yang disampaikan kepada lintas OPD. Termasuk instruksi keras kepada jajaran Satpol PP dan WH Lhokseumawe untuk melakukan penertiban dengan mengedepankan sikap dan tindak yang persuasive.
Malah secara khusus Pak Wali mengingatkan Kepala Satpol PP dan WH Zulkifli agar melaksanakan tugas dan baca aturan secara benar, dan tidak perlu berdebat ke sana ke mari.
Semprotan terhadap Kasatpol PP dan WH diutarakan Imran pada apel gabungan ASN di Lapangan Hiraq, Senin (22/8/2022).
Dihadapan ribuan ASN Pj Walikota mengingatkan kepala dinas atau OPD supaya bekerja maksimal. BPKSDM diminta untuk mendata jumlah honorer, DPKAD diminta untuk memberikan print koran terkait anggaran, Infokom harus lebih giat dalam pefan sosialisasi dan kehumasan, Disperindag agar segera mencari tempat relokasi pedagang sehingga tidak ada lagi yang berjualan di jalan, dan perintah lain agar semua dinas harus ada SOP dalam menerapkan setiap kebijakan dan langkah operasional.
Penekanan suara Imran saat apel pagi untuk dinas lain biasa saja. Namun suara mulai meninggi saat sampai pada Kasatpol PP dan WH. “Satpol PP jangan berdebat dengan saya, kalau berdebat sudah telat. Baca aturan yang benar, lakukan penertiban secara persuasif sesuai aturan yang ada. Itu pistol disimpan dulu, Jadi tolong persuasif dan lakukan sesuai aturan,” ujarnya.
Khusus untuk hal ini, Acehherald.com mendapat informasi terkait penertiban pedagang yang berjualan di jalan. Dan pedagang pernah beraudiensi ke DPRK terkait penertiban yang dilakukan.(adv)
Penulis : Yuswardi



















