
BANDA ACEH I ACEH HERALD.com
Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Aceh akan segera memilih kepengurusan baru masa bakti 2020-2025. Untuk prosesi pergantian pengurus baru akan dilakukan lewat Musyawarah Daerah yang akan dilaksanakan di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, 1 Februari 2020 mendatang.
Hal itu dikemukakan Ketua Panitia Musda BPD PHRI Aceh, Octowandi kepada AcehHerald.com, Kamis (23/1/2020) di Hotel Kumala, Banda Aceh. Octowandi yang didampingi Sekretaris Panitia Musda, M Hartanto Budiman dan Bendahara April Al Amin, dan bidang Administrasi Agus Kumala mengatakan selain memilih pengurus baru, Musda juga akan menyusun program kerja lima tahun ke depan.
Menjawab Aceh Herald.com menyangkut nama-nama kandidat yang muncul sebagai bakal calon ketua yang siap tarung untuk mengganti T Hendra Budiansyah, Ketua Panpel Musda Octowandi mengatakan hingga saat ini baru dua nama yang sudah muncul yaitu Dr Bustami (Hotel Grand Lambhuk) dan Yusri (Hotel Grand Aceh dan Grand Aceh Syariah).
Namun demikian, tambahnya, panitia masih akan memberikan kesempatan bagi calon kandidat lainnya hingga tanggal 30 Januari 2020. “Ya pendaftaran calon ketua akan kita tutup pada 30 Januari 2020 mendatang,” tegasnya.
Lebih jauh dijelaskan, perlunya dilakukan Musda BPD PHRI Aceh, selain penyegaran organisasi diharapkan ke depan bisa menghadirkan pengurus yang peduli terhadap upaya meningkatkan kemajuan usaha perhotelan dan restoran.
Sebab, tambahnya, hotel dan restoran merupakan sarana pendukung utama kemajuan sektor pariwisata di Tanah Rencong.
Karena itu, Oktowandi mengatakan pihaknya berharap siapapun yang maju dan terpilih nantinya adalah mereka yang memiliki komitmen untuk memaju tenaga kerja di sektor perhotelan dengan melakukan pelatihan-pelatihan pendidikan. “PHRI ke depan diharapkan dapat membentuk lembaga pendidikan dan pelatihan.
Dengan pendidikan dan pelatihan itu, pengurus baru kita berharap bisa membawa hotel dan restoran di Aceh menjadi tempat yang nyaman bagi turis dalam menyediakan akomodasi, kuliner MICE (meeting, incentive, convention, & exhibition).
Penulis : M Nasir Yusuf




