BANDA ACEH l ACEH HERALD.COM- Ratusan peserta Fun bike 2022 Historical Heritage yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Minggu (24/7/2022) dilepas Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran T Hendra di Museum Aceh, Banda Aceh.
Penglepasan peserta yang dimeriahkan dengan tarian Ranub Lampuan ikut menambah hangatnya suasana pagi yang baru diguyur hujan lebat sejak subuh hingga Minggu pagi.
Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh T Hendra kepada Acehherald.com mengatakan jumlah peserta yang mendaftar mencapai 800-an pesepeda, namun karena kondisi hujan lebat menjelang pembukaan dan pelepasan, pesepeda yang berasal dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, banyak yang absen.
Namun demikian, kata Hendra tidak kurang dari 250 peserta ikut meramaikan Fun Bike 2022 yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.
Para peserta Fun Bike 2022 seusai dengan misinya untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada di Banda Aceh dengan nama Historical dan Heritage akan mengunjungi sejumlah destinasi wisata bersejarah, di antaranya Museum Tsunami, UPTD Kapal Apung, dan Ulee Lheue Park.

Sebagai ajang promosi wisata, kata Hendra, para peserta Fun Bike 2022, setiap tiba di titik spot diwajibkan untuk transit dan mengambil foto dan mempromosikan spot-spot yang disinggah di berbagai jajaring sosial, di antaranya di instagram.
Museum Aceh tempat pelepasan Fun Bike 2022 merupakan salah satu titik historical heritage yang paling penting dan menyimpan aneka sejarah panjang Tanah Rencong.
Di samping keberadaan Rumoh Aceh, di dalam Museum ini juga tersimpan berbagai benda bersejarah dari abad-abad sebelumnya. Perhiasan khas Aceh yang terbuat dari emas, perak, dan suasa. Ada juga senjata tradional seperti rencong, siwah, hingga senjata lainya, dan berbagai peninggalan budaya bersejarah lainnya.
Di komplek Museum Aceh, juga terdapat sejumlah makam raja-raja Aceh, termasuk makam Sultan Iskandar Muda.
Penulis M Nasir Yusuf




