
BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Setelah diperpanjang selama dua hari terhitung Sabtu (04/04/2020) akhirnya jumlah pendaftar calon pemilik kartu Prakerja di Aceh mencapai 78.000 orang lebih, sementara yang dibutuhkan hanya 72.731 orang. “Kita akan validasi ulang kelengkapan peserta, termasuk nama nama yang kurang digitnya, serta email peserta dan kelengkapan data lainnya,” ujar Kadisnaker Mobduk Aceh, Ir Iskandar Syukri MT, Selasa (07/04/2020) petang.
Menurutnya, sesuai dengan jadwal yang diberikan, pendaftaran perpanjangan itu hanya berlaku hingga Senin (06/04/2020). Sebelumnya malah dijadwalkan pada Hari Sabtu ( 04/04/2020), namun karena kuota tak tercukupi maka dilanjutkan lagi.
Dikatakan, validasi itu juga dilakukan oleh pihak Kemennaker Jakarta, karena ada yang mendaftar langsung ke sana melalui situs yang telah dtetapkan. Mereka yang mendaftar ke Jakarta, adalah kelompok yang memanfaatkan jadwal perpanganjangan. Sebelumnya saat ditutup di hari Sabtu lalu, posisi pendaftar baru mencapai 20.000 orang, sementara kebutuhan mencapai 72 ribu orang lebih.
Pada sisi lain, Kadisnaker Mobduk Aceh itu belum bisa memastikan kapan dimulainya pelatihan tenaga penerima kartu pra kerja yang dilakukan secara online atau daring itu. Krena semua itu kewenangan pusat dan lagi pula saat ini sedang dilakukan validasi para pendaftar. Sementara sebelumnya, yang mendaftar pertama namanya sudah dikirim ke Jakarta.
Langkah vakidasi itu juga untuk melihat sejauh mana kejujuran serta keseriusan calon peserta mengisi identitasnya. Karena sebelumnya ada warga yang menuliskan nama binatang buas sebagai nama pendaftar. Fenomena itulah yang sangat disayangkan oleh Kadisnaker Mobduk Aceh.
Ditambahkan oleh Kadisnaker Mobduk Aceh itu, pihaknya akan kembali memvalidasi email, nama dan NIK (jika ada) dari para pendaftar, sebelum diteruskan ke Jakarta. Sementara jadwal pelatihan yang semula ditargetkan berlangsung pada Hari Rabu (08/04/2020) ternyata sejauh ini juga masih menunggu selesainya validasi peserta.
Nantinya, mereka yang dinyatakan lulus seleksi akan mendapatkan pelatihan dalam rentang empat bulan, mulai April 2020, secara online. Kemennaker akan memberikan pelatihan secara online itu, sesuai kompetensi, minat dan bakat peserta.
Lebih jauh dirincikan, selama pelatihan dalam empat bulan itu, peserta akan diberi insentif Rp 600 rinbu per bulan, dari total biaya Rp 3,55 juta perorang. Karena selebihnya adalah biaya untuk menyewa operator online serta biaya operasional lainnya antara lain survey.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah RI menyelenggarakan Program Kartu Prakerja sebagai stimulus ekonomi bagi mereka yang terdampak virus corona (Covid-19). Dalam kaitan itu akan didata masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan, khususnya yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi corona, sebagai upaya menekan angka pengangguran.
Manfaat program ini bagi pekerja adalah dapat meningkatkan kompetensi dalam mendapatkan pekerjaan yang tentu sangat berguna ketika melamar kerja lagi atau memulai usaha sendiri
Penulis : Nurdinsyam




















