
BANDA ACEH | ACEH HERALD.com
Pemerintah Aceh mengapresiasi kinerja Balai Besar POM Aceh di bawah kepemimpinan Drs Zulkifli, Apt. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Drs Kamaruddin Andalah pada acara perpisahan Zulkifli yang bakal segera bertugas di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
“Selama Zulkifli menjabat sebagai Kepala Balai Besar POM di Banda Aceh, telah banyak hal positif yang dilakukan. Ini menjadi preseden baik bagi pelaksanaan pengawasan obat dan makanan di daerah kita,” kata Kamaruddin Andalah, Kamis (25/6/2020).
Kamaruddin mengatakan banyak contoh baik warisan Zulkifli yang harus dipertahankan oleh kepala BP POM Aceh di masa mendatang. Namun, meski Zulkifli sudah pindah tugas, tapi pengawasan obat dan makanan di daerah ini tidak boleh kendur.
Kamaruddin menambahkan, saat ini banyak makanan tak sehat beredar di pasaran. Utamanya yang mengandung pengawet atau formalin. Demikian juga dengan produk obat kecantikan berbahan berbahaya lainnya. Konsumsi atas makanan dan obatan itu disebut dapat merusak tubuh, apalagi bila digunakan dalam jangka panjang.
Selama ini, kata Kamaruddin Andalah, Balai Besar POM di Banda Aceh secara berkala telah mengambil sampel untuk mengecek kelayakan konsumsi berbagai produk-produk tersebut untuk melindungi masyarakat. “Untuk selanjutnya, kita bersama mengupayakan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang,” ujar Kamaruddin.
Kamaruddin mengingatkan agar pegawai Balai Besar POM tetap memperhatikan Protokol Kesehatan pencegahan penularan covid-19. Apalagi tidak diketahui kapan pandemi tersebut akan berakhir. Ia mengingatkan hal-hal sederhana seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus selalu diterapkan.
Editor : M Nasir Yusuf



















