
BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Prosesi pemakaman pria lansia AI (87) penderita komplikasi akut beberapa penyakit dan akhirnya juga dinyatakan terpapar covid, yang meninggal dalam perawatan di ruang RICU RSUDZA, Senin (29/06/2020) malam, berakhir sekitar pukul 02.30 WIB, Selasa (30/06/2020) dinihari. Prosesi fardhukifayah yang memakai standar covid itu juga diikuti warga Peuniti, tempat almarhum berdomisili selama ini.
Seperti dilaporkan Dirut RSUDZA melalui Humasnya, Rahmady SKM, pagi ini, prosesi pemakaman itu dipimpin oleh Tengku Gampong Peuniti didampingi Ustad Nasa’i serta Ustad Yoga Jufri, serta ikut diawasi oleh Said Syahrizal, selaku Kepala Instalasi Pemulasaran RSUDZA. “Alhamdulilah berkat kerjasama yg baik antara masyarakat Gampong Peniti dengan Tim RSUDZA yang dipimpin oleh Ustad Nasa’i dan Said Syahrizal dan tim, prosesi pemakaman berjalan baik hingga selesai pukul 02.00 dinihari WIB,” tutur Rahmady.
Pihak manajemen RSUDZA memberi apresiasi kepada warga Gampong Peuniti yang sangat koperatif dengan prosesi pemakaman jasad AI, karena sebelumnya ada saja penolakan yang dilakukan terhadap jenazah covid-19. Padahal jenazah covid tak menularkan lagi penyakit, kepada warga sekitarnya, konon lagi kepada jasad di sekitarnya, karena memang sudah tak bernyawa.
Warga Peuniti terutama kaum muda tampak bahu membahu menggali liang lahat untuk almarhum di pekuburan umum Gampong Peuniti di Gampong Labuy. Hingga prosesi itu berjalan lancar. “Sosialisasi dan koordinasi yang baik dalam memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat. Alhamdulillah, semoga Allah akan terus memudahkan urusan kita,” tandas Rahmady.
Rombongan fardhu kifayah itu baru meninggalkan lokasi pemakaman sekitar pukul 02.30 WIB dinihari, setelah bekerja sejak pukul 23.00 Senin malam.
Seperrti diberitakan sebelumnya, Senin (29/06/2020), seorang lagi pasien Covid-19 meninggal dunia, yaitu AI yang terhitung sangat gaek atau berusia 87 tahun, warga Gampong Peuniti Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.
Dengan ini dua orang dari 5,4 juta jiwa penduduk Aceh, telah meninggal karena demam covid-19. Satu orang sebelumnya adalah pria AA (56) warga Lhokseumawe. Sedangkan satu lainnya adalah Suk (63) yang juga terhitung lansia, seorang warga Sumut, yang meninggal karena flu korona saat dirawat di RSUDZA Banda Aceh
Kek Al mengembuskan napas terakhir pada Senin (29/6/2020) pukul 20.03 WIB dalam perawatan di Ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RICU RSUZA) Banda Aceh.
Penulis `: Nurdinsyam




