Pantau Anak Stunting Imran dan Rosnelly Dor to Dor

LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com – Mengurangi angka stunting di Lhokseumawe bukan hanya sebatas slogan. Bukti kongkret ditunjukkan oleh Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran dan Ketua PKK Rosnelly SKM. Untuk menjalankan program nasional tersebut, keduanya datang dor to dor ke rumah anak asuh untuk mengantar bantuan dan ini merupakan kunjungan keempat. Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting … Read more

Pj Walikota mengunjungi anak asuh stunting.

Iklan Baris

Lensa Warga

LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com – Mengurangi angka stunting di Lhokseumawe bukan hanya sebatas slogan. Bukti kongkret ditunjukkan oleh Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran dan Ketua PKK Rosnelly SKM. Untuk menjalankan program nasional tersebut, keduanya datang dor to dor ke rumah anak asuh untuk mengantar bantuan dan ini merupakan kunjungan keempat.
Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) Mei 2023 yang keempat dipraktikkan pada Selasa (4/7/2023). Satu persatu rumah didatangi secara rutin. Keduanya melihat secara langsung kondisi rumah dan anak dimaksud.
Imran optimis angka stunting di Kota Lhokseumawe akan hilang. Sebab anak-anak sudah diberikan makanan bergizi dan kondisi di lapangan sangat mengembirakan. “Anak asuh stunting yang dalam binaan saya ada 6 anak, dua anak dari Kecamatan Muara Satu dan empat anak lainnya dari Kecamatan Muara Dua,” katanya.
Ia senang melihat beberapa anak menunjukkan perubahan positif, berat badan kembali normal dan wajah kembali cerah. Bantuan terus diberikan sehingga gizi anak terpenuhi.
”Kita coba pacu untuk naikkan berat badan, dengan konsumsi rutin telur, kacang ijo, karbohidrat yang akan memacu cepat tumbuhnya anak,” ujarnya.
Imran menuturkan beragam permasalahan dan penyebab stunting pada anak, diantaranya penanganan imunisasi masa kehamilan, bayi lahir prematur, kurang asupan gizi pasca melahirkan, dan tidak imunisasi dasar lengkap.
Walikota mengimbau kepada puskemas untuk meningkatkan kualitas pelayanan harus khususnya penanganan gizi dan kesehatan anak dari waktu ke waktu. Harus sudah ada perubahan dalam sistem perencanaan dan penganggaran khususnya stunting.
Sesuai target Presiden Jokowi yaitu 14%, tapi Imran optimis mencanangkan nol (0%) dari jumlah 920 anak stunting, Pj Wali Kota berharap dengan keterlibatan dan kerjasama seluruh stakeholder, maka stunting di Kota Lhokseumawe akan tuntas seluruhnya.

Baca Juga:  Warga Berharap Imran Tetap Jadi Pj Walikota Lhokseumawe

Penulis : Yuswardi

Berita Terkini

Haba Nanggroe