
JANTHO I ACEH HERALD
KELUARGA Keuchik Gampong Lhieb Kecamatan Seulimuem Aceh Besar ‘diteror’ oleh tawon tanah (keumuto tanoh) yang bersarang di rumah Pak Keuchik yang bernama Samsuar itu. Tercatat, Keuchik Samsuar dan istrinya sudah pernah menjadi korban sengatan tawon tersebut.
Tak mau terjadi tragedi yang lebih fatal, Samsuar akhirnya menghubungi Petugas Damkar BPBD Aceh Besar. Hasilnya, malam ini petugas BPBD Aceh Besar melakukan pembersihan sarang tawon tersebut, dengan cara membakarnya. “Alhamdulillah, personil BPBD Aceh Besar telah membakar sarang tawon tersebut mala mini hingga kami kini tak was was lagi,” kata Keuchik Samsuar.
Seperti diakui Kalak BPBD Aceh Besar, Farhan AP melalui personil Pusdalops Maswani, keberadaan sarang tawon tersebut sudah sangat meresahkan Keuchik Samsuar dan keluarga bahkan tawon tersebut juga sempat menyengat Pak Keuchik dan istri di rumah.
Petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh setelah menerima aduan tersebut langsung meminta kepada pemilik rumah untuk tetap tenang dan waspada, karena penanganan baru akan dilakukan oleh petugas pada malam hari untuk menghindari kejadian atau amukan tawon yang dapat menelan korban lainya. Baru pada pukul 20.35wib petugas melakukan penanganan evakuasi sarang tawon tersebut. Pengambilan dan pemindahan sarang tawon tersebut baru berhasil dilakukan oleh petugas pada pukul 22.00wib. Dan semua berjalan lancar tanpa ada kendala.
Kebakaran di Lamtamot

Sementara itu dari Lamtamot, Aceh Besar dilaporkan, sebuab rumah berkonstruksi kayu milik M Sufi (78) di Desa Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, serta seisinya ludes terbakar pada Jumat (2/7/2021) sekira pukul 15.32 WIB.
Rumah berkonstruksi kayu ini serta seisinya ludes dilalap si jago merah, termasuk satu sepeda motor serta uang Rp 10 juta.
Tak ada korban jiwa dalam musibah ini karena saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena semuanya, termasuk M Sufi sedang di sawah.
Kepala Pelaksana atau Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Aceh Besar, Farhan melalui Personel Pusdalops, Maswani, menyampaikan hal ini seusai kejadian.
Maswani menceritakan awalnya petugas Damkar BPBD Pos Saree menerima informasi dari Anggota Babinsa Koramil Lembah Seulawah tentang adanya kebakaran rumah warga.
Kemudian petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan kebakaran tersebut dan berkoordinasi dengan Pos Seulimuem.
Setiba di lokasi kejadian petugas melihat api sudah membesar dan sudah mulai menghabiskan seluruh bangunan rumah berkontruksi kayu itu serta seisinya, termasuk satu sepeda motor.
Kemudian menurut laporan uang milik korban Rp 10 juta juga ikut terbakar. “Data yang kami himpun dari petugas, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, pemilik pergi ke sawah,” kata Maswani.
Pemadaman baru selesai dilakukan oleh petugas sekitar pukul 17.11 WIB.




