‘ODP’ Mandiri Jalin Sehat Sehat Saja

Muspika dan Dewan Pasok Logistik JANTHO I ACEHHERALD.com – Sebanyak delapan orang pemuda yang melakukan karantina mandiri atas kemauan sendiri di pinggir sungai Krueng Inong, Gampong Jalin, Kecamatan Kota Jantho, sejak dua hari silam, hingga saat ini, kondisinya sehat sehat saja. Semula jumlah mereka 11 orang, namun tiga lainnya sudah dijemput oleh keluarga dari Gampong … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Foto Ist

Muspika dan Dewan Pasok Logistik

JANTHO I ACEHHERALD.com – Sebanyak delapan orang pemuda  yang melakukan karantina mandiri atas kemauan sendiri di pinggir sungai Krueng Inong, Gampong Jalin, Kecamatan Kota Jantho, sejak dua hari silam, hingga saat ini, kondisinya sehat sehat saja. Semula jumlah mereka 11 orang, namun tiga lainnya sudah dijemput oleh keluarga dari Gampong Kayee Leu Kecamatan Simpang Tiga dan Gampong Lamteuba Kecamatan Seulimuem.

Selama di pinggir sungai, mereka umumnya melakukan aktifits ala warga gampong, seperti menjaring ikan di sungai serta beristirahat, layaknya anak muda melakukan kegiatan kemping. Para pemuda itu umunnya dari Kecamatan Kota Jantho, Yaitu dari Gampong Barueh, Weu dan Gampong Jalin sendiri. “Nggak benar jika mereka terabaikan di dalam hutan, seperti tak ada yang peduli. Sebelum datang saja pihak kecamatan telah memberikan tenda pramuka untuk mereka menginap,” ujar Mustafa, anggota DPRK Aceh Besar dari Partai Nasional Aceh (PNA), yang mengunjungi lokasi camp para anak muda itu, Kamis dan Jumat hari ini, tepat nya dalam areal kebun sawit di sisi sungai.

Membawa pasokan logistik. Foto Ist

Para pemuda itu masuk dalam katagori orang dalam pemantauan (ODP), karena baru pulang mudik dari Jakarta, bukan karena sakit. Sejak dari Jakarta, mereka telah berkoordinasi dengan pihak gampong, untuk dicarikan lokasi karantina mandiri. Karena rumah masing masing juga ptak unya fasilitas seperti itu. Selain itu juga untuk menjaga ketentuan yang ada di gampong saat ini untuk tidak menerima dulu warga dari luar, termasuk warga gampong yang merantau.

Selama merantau di Jakarta, ke-11 pemuda itu bekerja serabutan termasuk menjadi pramuniaga di toko dan coffee di kawasan Jakarta Selatan. Karena dampak corona, semuanya meilih pulkam akibat lokasi mereka bekerja di tutup.

Baca Juga:  Menag Fachrul Razi: Sertifikasi Penceramah Tidak Wajib

Keuchik yang mengetahui ada warganya yang akan pulang, lalu berkoordinasi dengan camat hingga diberikan tenda penampungan sementara. Para pemuda perantau itu sepakat karantina mandiri di sisi Krueng Inong di Gampong Jalin, karena memang ada beberapa orang warga Jalin dalam kelompok itu. “Jadi mereka bukan diisolasi oleh masyarakat apalagi oleh gampong. Itu kemauan mereka sendiri,” tandas Mustafa.

Hari ini, para pemuda itu selain dikunjungi oleh Mustaf, juga ikut disambangi oleh Muspika Kota Jantho (Camat, Danramil, Kapolsek) serta juga  Kepala Kesbang Aceh Besar. Rombongan itu membawa logistic berupa beras, telur, migor, snack, obat obatan serta perangkat kedaruratan lainnya. Bantuan itu disambut dengan gembira oleh para pemuda yang melaksanakan karantina mandiri di bibir sungai itu.

 

Penulis            : Nurdinsyam

Berita Terkini

Haba Nanggroe