Nova Resmikan Irigasi Kuta Tinggi Senilai Rp 7,4 Milyar

  KUTACANE I ACEH HERALD.com Kunjungan kerja Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di jalur tengah dimanfaatkan untuk meresmikan berbagai proyek pembangunan bernilai miliaran rupiah. Ada proyek bernilai sosial seperti pembangunan rumah layak huni untuk keluarga miskin. Tentu tak ketinggalan peresmian proyek pembangunan yang ekonomi seperti irigasi dan sarana pendukung pengembangan pariwisata Ketambe. Di Aceh Tenggara, … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Irigasi Kutatinggi dari foto udara memiliki potensi ekonomi,

 

KUTACANE I ACEH HERALD.com

Kunjungan kerja Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di jalur tengah dimanfaatkan untuk meresmikan berbagai proyek pembangunan bernilai miliaran rupiah. Ada proyek bernilai sosial seperti pembangunan rumah layak huni untuk keluarga miskin. Tentu tak ketinggalan peresmian proyek pembangunan yang ekonomi seperti irigasi dan sarana pendukung pengembangan pariwisata Ketambe.

Di Aceh Tenggara, Nova meninjau Irigasi Kuta Tinggi dan menandatangani prasasti tanda telah selesainya pembangunan irigasi tersebut.

Irigasi Kuta Tinggi senilai Rp7,4 Miliar ini dibangun oleh Dinas Pengairan sebagai bagian dari upaya peningkatan jaringan irigasi di Kecamatan Kuta Tinggi, Aceh Tenggara dengan menggunakan dana yang bersumber dari APBA tahun 2019.

Irigasi yang diharapkan mampu mengairi areal persawahan warga seluas 1.497 hektar  yang tersebar di 15 desa di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Badar dan Kecamatan Babussalam akan memanfaatkan sumber air dari Sungai Lawe Bulan.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan Irigasi Kuta Tinggi. Ini adalah salah satu upaya Pemerintah Aceh untuk membangun ketahanan pangan. Insya Allah bermanfaat bagi masyarakat dan meningkatkan hasil pertaniannya, terutama padi,” harap Nova.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kuta Tinggi Suhardi yang ditemui di lokasi peresmian tersebut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas selesainya pembangunan irigasi Kuta Tinggi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Aceh, Kepada Pak Nova dan seluruh jajaran. Sebagai petani kami tidak susah lagi. Sebelum ada irigasi ini, banyak teman-teman kami yang beralih menanam komoditas lain karena susahnya akses mendapatkan air, tapi sekarang kami sudah bisa menanam padi dua kali setahun,” ujar Suhardi.

Dalam kunjungan tersebut, Nova Iriansyah juga meresmikan beroperasinya Jembatan Rangka Baja Rema. Proyek senilai Rp.7,2 miliar ini bersumber dari dana Otonomi Khusus tahun 2019.

Baca Juga:  Bola dan Lapangan Perlu Disterilkan Saat Kompetisi Dilanjutkan

 

Editor : M Nasir Yusuf

Berita Terkini

Haba Nanggroe