Murid MIN 15 Pidie Jaya Ujian dengan Fasilitas Laptop

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″] Kakemenag : Jadi Contoh untuk Madrasah Lainnya MEUREUDU | ACEH HERALD PANDEMI Covid-19, membawa hikmak tersendiri bagi kemampuan belajar murid. Jika selama ini hanya siswa tingkat SLTP dan SLTA yang mampu menguasai komputer atau laptop, namun belakangan murid tingkat sekolah dasar pun sudah tergolong mahir. Adalah MIN 15 Pidie Jaya di … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Dok. Foto Aceh Herald/Abdullah Gani

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

Kakemenag : Jadi Contoh untuk Madrasah Lainnya

MEUREUDU | ACEH HERALD

PANDEMI Covid-19, membawa hikmak tersendiri bagi kemampuan belajar murid. Jika selama ini hanya siswa tingkat SLTP dan SLTA yang mampu menguasai komputer atau laptop, namun belakangan murid tingkat sekolah dasar pun sudah tergolong mahir. Adalah MIN 15 Pidie Jaya di Kecamatan Jangkabuya, satu-satunya madrasah tingkat dasar di kabupaten tersebut juga mampu menggunakan komputer dalam mengikuti ujian. “Saya senang murid MIN sudah mampu menguasai komputer dan itu dapat dicontohi MI lainnya,” kata Kepala Kekamenag Pidie Jaya.

MIN 15 Pidie Jaya di Kecamatan Jangkabuya menggunakan komputer atau disebut Computer Based Test (CBT) pada ujian smester pertama (ganjil) tahun ajaran 2020/2021, Senin (30/11/2020). Sesuai kelender pendidikan, ujian smester pertama atau ganjil tahun 2020 digelar tanggal 7 hingga 15/12/202. Tapi MIN 15 Pidie Jaya di Jangkabuya khusus murid kelas IV melaksanakan ujian, Senin (30/11/2020).

Kepala MIN 15 Pijay, Murhaban SPd,I kepada Aceh Herald menyebutkan, sebanyak 56 murid kelas IV selesai mengikuti ujian dengan komputer. Mereka dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dan kedua masing-masing 20 orang dan sesi ketiga 16 orang. “Alhamdulillah semua murid kelas VI kini selesai mengkuti ujian,” imbuh Murhaban. Pelaksanaan ujian menggunakan komputer, lanjut Murhaban, adalah karena alasan, para anak didik kelas VI selama ini kalau pun tak mau disebut mahir, tapi setidaknya mereka tergolong tidak asing lagi dengan perangkat tersebut.

Hal itu tak lepas dari didikan para dewan guru yang secara continue. Apalagi persediaan komputer pada madrasah yang dipimpinnya mencukupi. Pihaknya bersama para dewan guru akan terus melakukan pembinaan supaya semua murid mahir menggunakan peralatan tersebut. Kelebihan atau keuntungan ujian menggunakan komputer antara lain, menghemat kertas, tenaga guru lebih sedikit serta sebagai pengenalan bagi murid. “Kami upayakan agar kedepan tak hanya murid kelas VI semata mampu menggunakan komputer, tapi juga murid kelas lainnya,” timpal Murhaban. Nada sama juga disampaikan Koordinator Kurikulum MIN 15 Pidie Jaya, Maskur Muniruddin. Melihat animo murid begitu besar, para dewan guru yakin atau optimis semua mereka akan mampu menguasai komputer.

Baca Juga:  Hujan Deras Guyur Pijay, Meureudu dan Meurah Dua Dikepung Banjir Luapan

Karenanya, pembelajaran ke arah tersebut akan terus dilakukan. Beberapa pendidik lainnya di MIN tersebut juga mengungkapkan hal serupa. Kekamenag Pidie Jaya, Ahmad Yani S.Pd.I yang dikonfirmasi Aceh Herald terpisah, Selasa (1/12/2020) mengaku lega dan sangat senang tatkala mengetahui murid kelas VI MIN 15 di wilayahnya mengikuti ujian smester dengan menggunakan leptop. Itu salah satu langkah maju dengan harapan madrasah lainnya pun agar dapat mengikutinya, papar Yani.(*)

 

PENULIS     :     ABDULLAH GANI

Berita Terkini

Haba Nanggroe