Molotov’ di Pintu Gerbang Rumah Muzakkir Tulot

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Baru dua hari silam, kita dikejutkan dengan penemuan benda mirip bom rakitan di atas jalan layang atau fly over Simpang Surabaya, yang ternyata bukan bom, pagi ini, jagad medsos dihebohkan dengan temuan sebuah benda mirip bom Molotov di pintu gerbang rumah Kadishub Kota Banda Aceh, H Muzakkir Tulot, di kawasan … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Muzakkir Tulot (tengah) menunjuk ke arah benda yang mirip molotov yang diletakkan dekat pintu pagarnya. Foto Ist

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com –  Baru dua hari silam, kita dikejutkan dengan penemuan benda mirip bom rakitan di atas jalan layang atau fly over Simpang Surabaya, yang ternyata bukan bom, pagi ini, jagad medsos dihebohkan dengan temuan sebuah benda mirip bom Molotov di pintu gerbang rumah Kadishub Kota Banda Aceh, H Muzakkir Tulot, di kawasan Lampulo Banda Aceh.

Muzakkir Tulot adalah salah seorang pejabat senior di Pemko Banda Aceh, dan telah lama menjabat sebagai Kadishub Kota. Pria itu memang terkenal tegas dan konsisten dalam bertugas, hingga kadang terlibat persinggungan dengan pihak yang tak ingin aturan ditegakkan secara tegak lurus. Satu kali, Muzakkir pernah berurusan dengan aparat, hanya karena ulah pihak ke tiga.

Informasi awal berupa foto benda aneh itu mulai beredar dibeberapa grup WA, sejak pukul 08.30 WIB. Tampak dalam salah satu foto itu, MUzakkir menunjuk sebuah benda mirip bom Molotov pas pada pintu masuk pagar rumahnya.

Muzakir hanya menulis keterangan singkat, “Ancaman bom molotov di pintu pagar rumah Kadishub Banda Aceh, Muzakir Tulot di Lampulo.

Sejauh ini belum bisa dipastikan tentang benda yang dilaporkan mirip bom molotov tersebut.

Seorang staf Dishub Kota Banda Aceh mengatakan, benda tersebut diduga ditempatkan oleh orang tak dikenal sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, Selasa (23/6/2020). “Saya nggak tahu siapa yang melihat pertama sekali dan jam berapa. Sekarang pihak kepolisian sudah di TKP,” kata staf tersebut.

 

Penulis             : Nurdinsyam

 

Baca Juga:  13 Napi yang Jalani Asimilasi dan Kembali Berulah

Berita Terkini

Haba Nanggroe