KOTA JANTHO I ACEHHERALD.com – Hari pembuka pekan ini diwarnai rangkaian kesibukan armada Damkar BPBD Aceh Besar, sejak pagi hingga dinihari. Skuad ini bukan hanya sebagai pemadam api, namun juga telah menjelma menyamai unit gawat darurat siap panggil seperti skuad 911 di mancanegara. Dan satu yang perlu diingat,lembaga ini adalah lembaga yang tak pernah tidur sepanjang waktu. Saat berita ini diturunkan dinihari tadi, armada Damkar BPBD Aceh sedang berjibaku dengan api di Gampong Batee Linteung Kecamatan Simpang Tiga Aceh Besar.
Hari ini, Senin (22/07/ 2024), armada pemadam BPBD Aceh Besar itu memulai tugas masuk ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar nyaris 30 meter, untuk mengeluarkan seekor kucing yang tercemplung ke dalam sumur.
Sedikitnya dibutuhkan fasilitas tangga yang punya 14 anak tangga, yang digantung dari bibir sumur. Operasi pngeluaran kucing di Gampong Weu Bada Kecamatan Montasik itu, setelah tim menerima telepon sekitar pukul 08.46 WIB.
Petugas Pemadam BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh menerima informasi tentang adanya kejadian kucing yang terjatuh kedalam sumur yang di sampaikan oleh Anggota Koramil Montasik.

Setelah menerima informasi tersebut petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar langsung bergerak menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan evakuasi kucing yang jatuh ke dalam sumur warga.
Damkar BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh dengan dukungan 4 personil dan membawa peralatan evakuasi langsung bergerak menuju ke lokasi kejadian kucing yang terjatuh ke dalam sumur.
Setiba di lokasi kejadian petugas menggunakan tangga untuk turun kedalam sumur.
Setelah berhasil turun dengan menggunakan tangga sekira pukul 09.45 Wib petugas berhasil meng evakuasi kucing ke permukaan sumurm setelah berjibaku di dasar sumur selama setengah jam lebih.
Sementara Pos Lhoong menerima informasi pohon tumbang di Gampong Baroh Blang Mee, sekitar pukul 09.23 WIB.
Menurut laporan seorang warga, sebatang pohon ansana berukuran besar tumbang yang membentang di atas badan jalan lintas gampong dan juga menimpa kabel listrik, yang mengakibatkan beberapa gampong mengalami macetnya layanan listrik.
Faktor cuaca angin kencang pada pukul 08.12 Wib yang menyapu Kecamatan Lhoong mengakibatkan pohon ansana berukuran besar tumbang dan mengganggu aktivitas warga.
Damkar BPBD Aceh Besar Pos Lhoong langsung bergerak menuju ke lokasi kejadian pohon tumbang dengan dukungan 3 personil pemadam kebakaran.
Setiba di lokasi kejadian petugas langsung melakukan penanganan pembersihan dan pemotongan pohon yang tumbang dengan menggunakan mesin pemotong kayu atau chain saw. Dalam penanganan tersebut ikut dibantu oleh personil TNI, Polri unsur PLN dan masyarakat di sekitar nya. .
Pohon tumbang juga terjadi Gampong Gue Gajah(Komplek Cemara) Kecamatan Darul Imarah, malam ini bakda magrib.
Selain itu Damkar BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh menerima informasi yang disampaikan oleh salah seorang masyarakat melalui no Emergency 08116713113 tentang adanya kejadian pohon kuda kuda berukuran besar tumbang di halaman rumah warga. Dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Untuk penyebab kejadian pohon tumbang dikarenaan akar yang sudah lapuk.
Damkar BPBD Aceh Besar Pos Induk turun ke TKP dengan dukungan 7 personil pemadam kebakaran.
Setiba di lokasi kejadian petugas langsung melakukan penanganan pembersihan dan pemotongan pohon yang tumbang dengan menggunakan mesin pemotong kayu. Selesai penanganan pembersihan pada pukul 21.00 Wib
Sementara kebakaran lahan juga menimpa kebun pepaya dan pisang milik Zul (50) sekitar pukul : 17.13 Wib petang. Insiden itu terjadi di Gampong Bada Kecamatan Inginjaya.
Cuaca terik dan panas serta rumput ilalang yang kering dan angin kencang membuat api cepat menjalar dan membesar, sehingga membuat pemilik kebun jadi panik. Luas lahan yang terbakar di perkirakan ± 300Mtr persegi

Belum sampai di situ, sekitar pukul : 22.19 Wib jelang tengah malam tadi,
Petugas Pemadam BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh kembali menerima informasi yang disampaikan oleh salah seorang personil pemadam kebakaran yang lepas piket perihal adanya kejadian kebakaran Lahan Rumbia masyarakat milik Saiful (45Th) lahan yang terbakar, merupakan lahan rumbia yang dipenuhi sampah dan semak semak
Cuaca terik, panas serta daun rumbia yang kering dan angin kencang membuat api cepat menjalar dan membesar, sehingga membuat masyarakat di sekitar lokasi kejadian jadi panik. Luas lahan yang terbakar diperkirakan ± 0,5Ha.
Untuk penyebap terjadi nya kebakaran diduga akibat pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan. Didukung oleh 8 personil pemadam kebakaran, dilakukan penanganan pemadaman lahan tersebut. Usaha pemadaman dan pendinginan baru dapat di selesaikan oleh petugas pada pukul 23.57 Wib menjelang dinihari.
Untuk penyebap terjadi nya kebakaran diduga akibat pembakaran sampah tanpa pengawasan.
Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos mengingatkan warga tentang laporan kepada pihak Pemadam Aceh Besar. “Kita berharap laporan itu benar benar selektif dan urgen. Di sisi lain juga jangan menjustice jika petugas terlambat datang. Karena bisa saja akibat lebih dulu dipanggil ke lokasi lain. Kita punya petugas terbatas serta fasilitas yang terbatas, karenanya laporan hanya yang benar benar urgen disampaikan ke BPBD atau tepatnya armada pemadam,” kata Ridwan Jamil.





















