Sabtu, Mei 8, 2021

Mendagri Ajak Pemda Belajar dari ‘Tsunami’ Covid-19 di India

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani

BANDA ACEH | ACEH HERALD—

Mendagri RI, Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah (Pemda) belajar dari ‘tsunami’ Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) India. Negara Asia Selatan itu kini dalam kondisi mencekam.

Saban hari ratusan ribu warga India saat ini terinfeksi virus corona. Angka kematian melonjak tajam. Petugas rumah sakit pun mulai kewalahan memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien-pasien yang diserang sesak nafas.

Bahkan, petugas pemulasaran jenasah pun kini mulai kesulitan memperoleh kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan kremasi ribuan korban Covid-19 itu, kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani usai mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual di Pendopo Gubernur Aceh, Senin (3/5/2021).

Pada rapat koordinasi yang diikuti Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT bersama  Forkopimda dan seluruh gubernur dan Forkopimda se Indonesia, Menteri Tito mengatakan, tiga event yang menciptakan kerumunan massa diduga telah memicu gelombang kedua Pandemi Covid-19 di India.

Ketiga even tersebut, pemilu daerah (Pilkada) di lima negara bagian, acara ritual keagamaan, dan pesta olah raga nasional (Cricket) yang digelar di tengah Pandemi Covid-19.

“Massa yang berkerumum pada tiga even tersebut umumnya abai pada protokol kesehatan Pandemi Covid-19,” tutur pria yang akrab disapa SAG itu.

Sebagaimana dilansir banyak media, ribuan massa politik India terlibat dalam kampanye di Bengal Barat, Tamil Nadu, Kerala, Assam, dan Puducherry, tanpa memakai masker dan menjaga jarak.

Kemudian, lima juta orang diperkirakan ikut dalam acara tradisi Kumbh Mela di Sungai Gangga pada 14 Januari 2021. Kebanyakan peserta ritual keagamaan Hindu itu tampak mengabaikan protokol kesehatan (Protkes) saat mandi di Sungai Gangga, di India Utara itu. Sejurus kemudian, selang beberapa hari usai ritual suci itu, lebih seribu orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Selanjutnya, India menggelar pesta olah raga nasional Cricket. Para penikmat nasional game itu memenuhi Stadion Arun Jaitley, New Delhi, untuk menyaksikan laga Cricket antara Rajasthan vs Mumbai Indian itu.

Di tengah massa yang sesak dan penuh semangat itu sulit mengatur jarak fisik, dan virus corona pun bebas menular siapa pun di tengah kerumunan itu.

Karena itu,  SAG menuturkan, ajakan Mendagri itu patut disahuti semua pihak di Aceh, mulai di provinsi hingga di kabupaten/kota. Pihaknya mengaku prihatin terhadap tragedi yang dihadapi rakyat India itu. “Kita juga berduka atas ribuan kematian yang terjadi hampir tiap hari di sana,” katanya.

Kemudian, SAG melaporkan data akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per  3 Mei 2021. Jumlah kasus Covid-19 secara akumulatif sudah mencapai 11.293 kasus/orang. Para penyintas Covid-19 yang sudah sembuh  9.784 orang. Pasien masih dirawat 1.061 orang, dan penderita yang meninggal dunia mencapai 448 orang.

Data akumulatif tersebut sudah termasuk 56 kasus konfirmasi baru Covid-19 dalam waktu 24 jam terakhir, pasien yang sembuh bertambah 14 orang, dan satu orang yang dilaporkan meninggal dunia.

Kasus positif  baru 56 orang meliputi warga Banda Aceh 17 orang, Aceh Tamiang 12 orang, Aceh Besar delapan orang, Aceh Tengah enam orang, warga Sabang dan Aceh Selatan, masing-masing dua orang. Kemudian warga Aceh Tenggara, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan  Aceh Jaya, sama-sama satu orang. Sedangkan lima lainnya warga dari luar daerah.

Menyangkut progres vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan (Nakes), petugas pelayanan publik, para Lansia, dan Calon Jamaah Haji (CJH) 2021 di Aceh, hingga 3 Mei 2021, dinyatakan Nakes yang telah divaksinasi dosis I sebanyak 54.983 orang, atau 97,4 persen dari sasaran 56.470 orang. Nakes yang sudah suntik dosis II sebanyak 51.312 orang, atau 90,9 persen.

Petugas pelayanan publik yang telah mendapat vaksinasi Covid-19 dosis I sebanyak 57.690 orang, atau 12,1 persen dari target 478.489 orang. Mereka yang sudah melakukan suntikan dosis kedua sebanyak 42.404 orang, atau sekitar 8,9 persen.

Sedangkan para Lansia yang telah mendapatkan suntikan dosis I sebanyak 3.659 orang, atau 0,8 persen dari target 435.651 orang Lansia di Aceh. Sementara Lansia yang telah melengkapi vaksinasi dengan dosis II sebanyak 2.263 orang, atau 0,5 persen, rincinya.

SAG juga mengabarkan vaksinasi Lansia dan kelompok rentan yang akan menunaikan ibadah haji (CJH) 2021, berdasarkan data per 2 Mei 2021. CJH yang telah melakukan penyuntikan dosis I sebanyak 3.778 orang, atau 90,23 persen dari jumlah kuota haji sebanyak 4.187 orang. CJH yang telah melakukan vaksinasi dosis II sebanyak 2.195 orang atau 52,42 persen.

“Vaksinasi Covid-19 merupakan prasyarat memasuki Arab Saudi dalam masa pandemi ini, karena itu para JCH segera tuntaskan vaksinasi dosis II agar tidak ada kendala saat pemberangkatan tiba,” demikian SAG mengingatkan.

- Advertisement -

Related Articles

Aceh Kumpulkan Rp 324 Juta untuk Rakyat Palestina

  BANDA ACEH | ACEH HERALD– Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 324 juta untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina. Penggalangan dana yang diinisiasi...

Kapolda Aceh Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Dengan Tidak Mudik

Tinjau Pos Pam Lebaran di Aceh Tamiang  KUALA SIMPANG | ACEH HERALD- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, mengajak...

Aceh Kembali Kehilangan Ulama Kharismatik, Abu Matang Perlak Tutup Usia

BANDA ACEH | ACEH HERALD- Aceh kembali berduka. Seorang ulama karismatik dan pimpinan dayah,  Tgk H. Abdul Wahab bin Hasan yang akrab disapa dengan nama...
- Advertisement -

Ikuti Kami

21,929FansSuka
0PengikutMengikuti
17,600PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Aceh Kumpulkan Rp 324 Juta untuk Rakyat Palestina

  BANDA ACEH | ACEH HERALD– Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 324 juta untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina. Penggalangan dana yang diinisiasi...

Kapolda Aceh Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Dengan Tidak Mudik

Tinjau Pos Pam Lebaran di Aceh Tamiang  KUALA SIMPANG | ACEH HERALD- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, mengajak...

Aceh Kembali Kehilangan Ulama Kharismatik, Abu Matang Perlak Tutup Usia

BANDA ACEH | ACEH HERALD- Aceh kembali berduka. Seorang ulama karismatik dan pimpinan dayah,  Tgk H. Abdul Wahab bin Hasan yang akrab disapa dengan nama...

SAG : Vaksin Covid-19 Dipastikan Habis Pakai Sebelum Kadaluarsa

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dikirim ke Aceh dipastikan akan habis terpakai sebelum batas masa simpannya berakhir atau “kadaluarsa”....

Karyawan BAS Capem Merdeka Antar Zakat Ke BMK Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD- Karyawan dan Karyawati Bank Aceh Syariah (BAS) Lhokseumawe Cabang Merdeka, Jumat (7/6/2021) menyerahkan dana zakat ke Baitul Mal Lhokseumawe. Dana sebesar...
- Advertisement -