Maulid Raya Aceh Barat Diwarnai Karnaval Hias Hidang dan Zikir Akbar

MEULABOH – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah atau tahun 2022 di Meulaboh yang bertitel Maulid Raya diwarnai dengan karnaval mobil hias hidang dan zikir akbar. Karnaval mobil hias dilepas langsung oleh Pj Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi, Kamis (01/12/2022). Acara maulid akbar itu dipusatkan di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh. Mahdi … Read more

Pj Bupati dan Forkopimda di arena maulid raya.

Iklan Baris

Lensa Warga

MEULABOH – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah atau tahun 2022 di Meulaboh yang bertitel Maulid Raya diwarnai dengan karnaval mobil hias hidang dan zikir akbar. Karnaval mobil hias dilepas langsung oleh Pj Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi, Kamis (01/12/2022). Acara maulid akbar itu dipusatkan di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh.

Mahdi Efendi menyebutkan, kegiatan maulid akbar tahun ini merupakan kolaborasi antara Dinas Syariat Islam Aceh dengan Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat yang sumber anggarannya berasal dari dana Pokok Pikiran (Pokir) Ketua Fraksi Partai Aceh DPRA, Tarmizi SP. “Peringatan Maulid Nabi ini sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus untuk mengokohkan kabupaten Aceh Barat sebagai Kota Sufi, dan juga untuk meningkatkan kecintaan masyarakat serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari warga Aceh Barat,” ucap nya.

Ditambahkan, kali ini memang berbeda, kemeriahannya tampak sekali dengan digelarnya berbagai perlombaan, di antaranya lomba pawai mobil hias, lomba idang meulapeh, serta lomba zikir maulid yang diikuti 12 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat.

Pada sisi lain, Mahdi mengatakan, pembangunan yang dikejar di Aceh Barat tidak hanya pembangunan infrastruktur atau fisik dan ekonomi saja, namun harus diutamakan juga keseimbangan antara pembangunan bidang keagamaan dengan pembangunan secara fisik.

Menurut Pj Bupati Aceh Barat itu, rangkaian kegiatan Maulid Raya tersebut pada hakikatnya bertujuan untuk menghidupkan syiar Islam dan melestarikan tradisi sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Besar muhammad SAW dan juga untuk menelusuri jejak Baginda Nabi sebagai suri tauladan ummat. “Kita berharap acara ini bukanlah sekedar untuk serimonial saja atau sekedar mempertahankan tradisi menghidupkan budaya, namun peringatan ini harus berdampak positif bagi pola pikir dan perilaku keseharian umat Islam,” ucap Mahdi

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Barat Marah Besar, Keuchik Terlibat Affair Haram Dengan Bu Kepsek
Salah satu mobil hias idang meulapeh

Sementara itu, Tarmizi SP yang hadir langsung di acara tersebut, mengapresiasi Pj Bupati Aceh Barat yang ia nilai bisa bekerjasama dengan baik dengan semua pihak, sehingga bisa berkolaborasi untuk menyukseskan acara maulid tersebut. “Saya sangat bahagia karena DPRA bisa bersinergi dengan Pemkab Aceh Barat dalam membangun daerah selama ini,” ungkap Tarmizi.

Ia menyampaikan maulid akbar adalah program rutin di kabupaten Aceh Barat, untuk menambah kemeriahan, ia menganggarkan pokir untuk memeriahkan maulid nabi ini dengan membuat  festival islami dengan menjadikan momentum Maulid untuk meneladani Nabi Muhammad SAW.

Selain itu kata Tarmizi, ke depan nya ia juga akan memberikan dana Pokir untuk festival dalail khairat, membantu pesantren, pembangunan masjid, pembangunan sekolah, bantuan UMKM, membangun infrastruktur, bantuan ternak serta pelatihan-pelatihan yang bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh Barat.

Sedangkan Tgk. H. Muhammad Yusuf A Wahab (Tu sop) selaku penceramah mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersinergi membangun daerah, jangan saling iri dengki, dan masuk surga melalui jalur “politik”.

Di akhir rangkaian kegiatan dilakukan penyerahan santunan kepada 1.233 anak yatim yang bersumber dari zakat Baitul Mal Aceh Barat, dan Penyerahan hadiah pemenang lomba Zikir dan menghias hidang.

Festival maulid akbar tahun 2022 di Kabupaten Aceh Barat tersebut dihadiri oleh Forkopimda Aceh, Pj. Gubernur Aceh diwakili staf ahli bidang pemerintahan hukum dan politik, Bukhari MM, Ketua Fraksi Partai Aceh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tarmizi SP, Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk. H. Muhammad Yusuf A Wahab (Tu sop) selaku penceramah, unsur Forkopimda Aceh Barat, para Kepala SKPK, para camat, keuchik, serta kafilah zikir dari 12 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat.

Berita Terkini

Haba Nanggroe