
[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]
BANDA ACEH | ACEH HERALD
YANG ingin menjadi Komisioner Komisi Penyiaran Independen Aceh (KPIA) ayo segera mendaftakn diri. Tidak dipersyaratkan memiliki ijazah sarjana, namun Anda saat ini sudah berusia 30 tahun dan belum berumur 60 tahun.
Hal itu diungkapkan Ketua Panitia seleksi (Pansel) calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA), Rahmad Saleh bersama timnya kepada Aceh Herald.com. “Ia mengharapkan calon tidak perlu takut tidak lulus, karena tim pansel sudah siap menjaring bakal calon komisioner untuk masa bakti 2020 – 2023 mendatang dengan sangat independen,” katanya.
Menurut Rahmad Saleh tim pansel yang bakal melakukan seleksi secara independen terdiri dari Dr Ade Irma (Sekretaris Pansel), Drs Bustamam Ali MPd, Zulsufran MSi, dan Daspriari Y Zamzami. “Kami sudah sepakat untuk menjaring calon-calon terbaik untuk direkomendasi ke Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA),” katanya.
Bagi calon komisioner KPIA, kata Rahmad Saleh, diharapkan sudah bisa melakukan pendaftarannya secara online dan pendaftarannya hingga 4 Oktober 2020 mendatang. sedangkan hasil seleksi administrasi akan diumumkan 10 November 2020 mendatang. Bagi yang mau mendaftar segera unduh format lampiran pendaftaran di kamar http/bit.ly/lampiranKPIA
Sedangkan menyangkut tahapan seleksi lanjutan, katanya akan diumumkan berikutnya dan bisa di lihat di Sekretariat KPIA di Gedung Utama DPRA setiap hari kerja. “Seleksi dilakukan sistem gugur”.
Menjawab Aceh Herald persyaratan bagi calon komisioner, ternyata tidak disyaratkan memiliki ijazah sarjana S-1 atau S-2, namun mereka saat mendaftar disyaratkan sudah berusia 30 tahun dan belum 60 tahun. “Faktor usia ini dinilai penting untuk melihat kematangan dan penguasaan pengetahuan tentang kepenyiaran,” tambah Bustamam Ali.
Menurut ketua Pansel, karena kondisi Aceh masih berbalut pandemi Covid-19, pihaknya sengaja membuka pendaftaran secara online. “Ya karena yang akan mengikuti seleksi adalah calon-calon komisioner bidang penyiaran, kami pikir mereka adalah orang-orang yang menguasai teknologi informasi. Tak harus mendaftar secara manual dengan mendatangi posko pansel,” katanya.
Pendaftaran dibuka mulai 15 Oktober hingga 4 November 2020, sedangkan seleksi tertulis dilakukan CAT (Computer Asesmen Test). Dan semua calon peserta test bisa mengetahui secara langsung nilai tesnya begitu ujian berakhir.
Sesuai ketentuan, katanya, Pansel akan mengirimkan sebanyak 21 nama calon untuk mengikuti fit and proper test yang akan dilakukan oleh Komisi I DPRA. “Komisi I DPRA nantinya akan menetapkan 7 komisioner terpilih,” katanya. Yang berminat ayo daftarkan diri anda sejak sekarang.(*)
PENULIS : M NASIR YUSUF




















