
MANCHESTER | ACEH HERALD-
Manchester City kembali merengkuh juara Liga Inggris setelah di final menaklukkan tamunya Tottenham dengan skor tipis 1-0. Namun, gol tunggal Aymeric Laporte menjadikan pasukan Pep Guardiola memenangi Piala Liga Inggris empat kali beruntun.
Kemenangan dalam perebutan gelar Piala Liga Inggris itu, bagi Man City telah menghadirkan kegembiraan berlipat bagi sang manajer, Pep Guardiola.
Manchester City menjadi juara Piala Liga Inggris musim ini setelah menang 1-0 atas Tottenham Hotspur di Wembley, Minggu (25/4/2021) malam WIB. Gol tunggal Aymeric Laporte menegaskan dominasi Citizens di laga final tersebut.
Ini merupakan titel Piala Liga Inggris keempat beruntun buat Man City. Dalam delapan musim terakhir, mereka enam kali menjadi kampiun di turnamen tersebut.
Sukses di Wembley malam tadi bikin Guardiola berbunga-bunga. Selain Manchester City tampil begitu dominan, melepaskan 21 tembakan berbanding hanya dua milik Tottenham, kemenangan ini juga dipetik di hadapan suporter yang kembali hadir di stadion.
Seperti diketahui, pemerintah Inggris mengizinkan pertandingan ini dihadiri 8 ribu penonton. Masing-masing klub diberi jatah 2 ribu penonton untuk suporter mereka, sementara 4 ribu sisanya merupakan warga lokal dan staf Dinas Kesehatan.
“Memang stadionnya tidak penuh, tapi ada kebisingan yang menyenangkan dari para suporter,” ungkap Pep Guardiola kepada Sky Sports dikutip BBC.
“Hari ini kami luar biasa senang karena kami meraih titel keempat beruntun di kompetisi ini. Kami sejak awal berniat memenangi pertandingan, menciptakan banyak sekali peluang.”
“Mereka punya sejumlah kesempatan dari serangan balik. Tapi secara umum, kami menjalani pertandingan yang bagus,” imbuh manajer plontos tersebut.
Duel final Piala Liga Inggris digelar di Wembley, Minggu (25/4/2021) malam WIB. Manchester City tampil dominan sejak selepas sepak mula dan menciptakan banyak peluang.
Tottenham Hotspur lebih banyak menunggu dan mengincar lewat serangan balik. Babak pertama berakhir 0-0.’
Kebuntuan baru pecah di menit ke-82, ketika sepak pojok Kevin de Bruyne disambut sundulan Aymeric Laporte. Gol itu jadi pembeda sekaligus penentu untuk Manchester City yang berhak mengangkat trofi Piala Liga Inggris.


















