Launching 10 Juta Merah Putih di Lhokseumawe Sukses

LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com -Ribuan peserta hadir pada acara launching pembagian 10 juta lembar bendera merah putih di Lapangan Hiraq Lhokseumawe, Sabtu (16/6/2023). Acara itu terselenggara sesuai skedul dan berlangsung sukses. Panitia yang terdiri dari Bagian Umum Setdako Lhokseumawe menyiapkan acara sangat semarak. Peserta yang hadir pada hari itu terdiri dari Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki, … Read more

Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki berdialog dengan Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran di acara lounching 10 juta bendera merah putih di Lapangan Hirag. Dalam barisan depan ada Irjen Kemendagri, Dirjen Pol dan PUM, Kepala BPIP, dan Rektor IPDN. Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com -Ribuan peserta hadir pada acara launching pembagian 10 juta lembar bendera merah putih di Lapangan Hiraq Lhokseumawe, Sabtu (16/6/2023). Acara itu terselenggara sesuai skedul dan berlangsung sukses.
Panitia yang terdiri dari Bagian Umum Setdako Lhokseumawe menyiapkan acara sangat semarak. Peserta yang hadir pada hari itu terdiri dari Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki, para pejabat bupati dan walikota se Aceh, kepala kesbangpol se Indonesia, warga Lhokseumawe dan siswa.
Aneka acara kesenian daerah berupa tarian dan kreasi anak tampil pada acara itu. Para siswa, penari dari sanggar Pocut Meurah Inseuen Lhokseumawe berhasil memikat hati pengunjung.

Syukuri Nikmat
Mendagri Tito Karnavian dalam teks pidato yang dibacakan oleh Irjen Kememdagri Komjen Pol Drs Tomsi Tohir MSI mengajak masyarakat mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, sehingga bisa melanjutkan karya dan pengabdian pada bangsa dan negara tercinta ini. “Saya berbahagia bisa hadir ke Lhokseumawe ini yang juga dikenal dengan kota petro dolar seiring dengan masa kejayaan perusahaan migas di Lhokseumawe seperti Mobil Oil, PT Arun dan lain-lain,” katanya.
Atas nama Kemendagri Tomsi berterimakasih atas dukungan dan partisipasi yang diberikan oleh segenap jajaran Pemrov Aceh, dan Pemko Lhokseumawe sehingga kegiatan pada hari ini dapat terlaksana dengan baik. Bendera ujar Tomsi, merupakan identitas dan sarana pemersatu bangsa, ia merupakan wujud eksistensi yang menjadi simbul kedaulatan dan penghormatan negara Indonesia. Oleh karena itu kegiatan hari ini tidak boleh dianggap seremonial belaka, tetapi nilai sejarah perjuangan dan momentum untuk meningkatkan nasionalisme dan jiwa patriotisme yang memang sangat penting. .
Di tempat yang sama Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Prof Dr Yudian Wahyudi yang juga mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga menyampaikan tentang nikmat kemerdekaan yang diperoleh dan bisa bertemu dalam gerakan pembagian 10 juta lembar bendera merah putih di Lhokseumawe.

Baca Juga:  Mualem Pasang Target Ambisius di Pileg 2024, Kuasai Parlemen 50 +1
Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran, Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki, Irjen Kemendagri Tomsi Tahir, Dirjen Pol dan PUM Dr Bahtiar, Kepala BPIP bersama siswa pada acara pembagian lounching 10 juta bendera merah putih di Lapangan Hiraq, Lhokseumawe. Foto Yuswardi

Ia berterimakasih kepada semua pihak yang turut andil dalam pembagian bendera, semoga kegiatan ini tidak dipandang sebagai kegiatan seremonial belaka, tetapi mempunyai nilai luhur kebangsaan dan semangat kebangsaan.
Di sisi lain, Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran menegaskan bahwa Pemko Lhokseumawe beserta masyarakatnya siap melaksanakan berbagai macam kegiatan yang besar. “Saya sangat terharu bahwa dalam waktu satu minggu kita bisa mempersiapkan acara sebesar ini,” katanya.
Imran menjelaskan, inilah Lhokseumawe dan masyarakatnya yang bisa berkolaborasi, bersinergi, mensukseskan program pemerintah maupun pembangunan yang ada di Lhokseumawe.
Ia berterimakasih kepada perbankan, perusahaan, BUMD, dan semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini. Imran juga mengajak masyarakat Lhokseumawe untuk menjaga kondusifitas, sehingga terwujudnya pembangunan yang lebih baik.
Usai pidato Irjen Kemendagri, Dirjen Pol dan PUM, Pj Gubernur Aceh, Rektor IPDN, Pj Walikota Lhokseumawe serta membagikan bendera pada siswa dan masyarakat.

Penulis : Yuswardi

Berita Terkini

Haba Nanggroe