Konida dan Pengprov Cabor Setujui Musorproblub KONI Aceh Besok

“Tugas kami sebagai Caretaker adalah melaksanakan apa yang diamanahkan oleh KONI Pusat, yaitu melaksanakan tata kelola organ isasi dan Musorprovluib KONI Aceh. Pel;aksanaan itu juga didasarkan dengan hasil dari Rakerprov, dan itu sudah dilakukan sesuai dengan tahapan seperti amanah dari Rakerprov,” kata Soedarmo.
Caretaker Ketum KONI Aceh Mayjen TNI (Purn) Soedarmo memimpin Rakorsus. Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Sebuah gebrakan dilakukan oleh Caretaker Ketum KONI Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, yaitu Rapat Koordinasi dan Konsultasi (Rakorsus) yang dihadiri oleh pengurus KONIDA (Kabupaten/Kota) dan jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov)  Cabang Olahraga (Cabor)  di bawah naungan KONI Aceh, di Hall Hotel Grand Aceh Syariah Lamdom Kecamatan Luengbata, Banda Aceh, Rabu (08/10/2025).

Rakorsus itu adalah penyamaan persepsi seluruh calon peserta Musyawarah Olahraga Provinsi L:uar Biasa (Musorprovlub) KONI Aceh, yang dijadwalkan berlangsung, kamis (09/10/2025) besok bakda zuhur. Soedarmo yang sehari hari Waketum KONI Pusat Bidang Organisasi itu, bersama timnya, tak ingin ada friksi di dalam Musorprovlub, karena itu ia menjaring komitmen untuk terlaksananya Musorprovlub secara tepat sasaran, disetujui floor dominan serta dengan waktu yang juga terukur. “Apakah anda semua setuju dengan dilaksanakannya Musorprovlub KONI Aceh,?” tanya Soedarmo yang memimpin Rakorsus dan dijawab secara serentak dan bergemuruh oleh Floor Rakorsus, setuju…….

Jawaban setuju dari seluruh floor Rakorsus itu me njadi garansi bagi Soedarmo jika Musorprovlub KONI Aceh, Kamis besok, bakal berlangsung sukses dan sesuai espektasi semua pihak.

Caretaker Ketum Soedarmo yang didampingi tim dari KONI Pusat seperti Erizal Chaniago dan Eman Sumusi, tampak lega dengan antusiasme floor Rakorsus terhadap pelaksanaan Musorprovlub KONI Aceh yang saklah satu tujuan utamanya adalah pemilih Ketum KONI Aceh yang defenitif.

Menyikapi antusiasme itu pula, Floor Rakorsus yang nota bene juga peserta Musorprovlub secara suara bulat menyetujui pembahasan Tata Tertib Musorprovlub di ajang Rakorsus. Bahkan juga membentuk pimpinan Persidangan Musorprovlub, yang dipilih oleh Floor Rakorsus, yaitu HT Rayuan Sukma, T Feriansyah, Oden, Bahtiar dan Muslim. Tiga nama pertama adalah dari Pengprov dan dua lainnya adalah dari KONIDA.

Baca Juga:  Selama Mudik dan Balik Lebaran, Trafik Tol Sumatra Meningkat Tajam

Sementara itu, karena sejauh ini hanya satu orang bakal calon Ketum yang mendaftar, dan besok hasil verifikasi TPP KONI Aceh akan mengumumkan keabsahannya, maka jika sah Pon Yaya menjadi calon, maka dipastikan Musorprovlub KONI Aceh akan berlangsung singkat, karena sebagian sesi sudah dilakukan saat Rakorsus, selain itu k,arena hanya cal.on tunggal.

Pon Yaya atau Saiful Bahri akan terpilih secara aklamasi, karena hanya menjadi calon tunggal. Karena sejauh ini hanya Pon Yaya yang mendaftar ke TPP, dengan dukungan sangat mayoritas, baik dari jajaran KONIDA maupun dari jajaran Pengprov Cabor. “Tugas kami sebagai Caretaker adalah melaksanakan apa yang diamanahkan oleh KONI Pusat, yaitu melaksanakan tata kelola organ isasi dan Musorprovluib KONI Aceh. Pel;aksanaan itu juga didasarkan dengan hasil dari Rakerprov, dan itu sudah dilakukan sesuai dengan tahapan seperti amanah dari Rakerprov,” kata Soedarmo.

Sulaiman SE (Pengprov Forki) memberi masukan saat pembacaan Tatib. Foto Ist

Menurut mantan Pj Gubernur Aceh tahun 2016/2017 itu, Caretaker di Aceh berbeda konsideran kehadirannya dibanduing daerah lain. Jika daerah lain dibentuk caretaker karena pengurus habis tapi tak laksanakan Musorprov atau Musorprob dead lock. Tapi Aceh justru gegara pengurus tak laksanakan Musorprovlub, pada sudah direkomendasikan oleh Rakerprov. “Padahal semua tahapan sudah sesuai regulasi dan KONI Pusat juga telah keluarkan instruksi, namun Plt Ketum tetap tak mau jalankan Musorprovlub. Dengan alasan ada gugatan ke BAKI. Jika ditunggu hasil BAKI, berapa bulan tertunda Musorp[rovlub, sementara KONI Aceh dihadapkan pada rangkaian kegiatan  event,” kata Soedarmo.

Atas dasar itulah pengurus Caretaker benar benar berkomitmen kuat untuk terlaksananya Musorprovlub KONI Aceh. “Mari kita kilas balik tentang prestasi luarbiasa Aceh, yaitu masuk enbam besar PON ke-21. Terimakasih  atas perjuangan dan dedikasi luar biasa kepada KONIDA  dan Pengprov. Ini buah dari komitmen tiada henti,” kata Soedarmo seraya menambahkan, dalam beberapa hari kedepan sebanyak 63 atlet Aceh akan ikut PON Beladiri di Kudus dan mohon doa agar  atlet Aceh mampu mencetak prestasi, dengan target 7 medali emas.

Baca Juga:  Dinsos Aceh Besar Kembali Salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

Soedarmo juga mengingatkan, masih ada event ,.lain yang mendesak, seperti Pra PORA, Pra PON dan Porwil menuju PON ke-22 di NTT dan NTB tahun 2028 nanti. “Bisa kita bayangkan, kalau pengurus berlarut larut kisruhnya, maka atlet tak bisa diberdayakan. Makanya keberadaan pengurus jangan malah menyusahkan atlet. “Mari kita saling asih asah asuh. Pengurus baru nantinya akan mampu berbuat lebih baik,” pungkas Soedarmo sembari menutup Rakorsus.

Sementara Pon Yaya yang ditemui acehherakd.com sejenak usai Rakorsus, menyatakan terimakasih kepada floor Rakorsus yang juga berkomitment kuat untuk terlaksananya Musorprovlub KONI Aceh. “Ini pertanda baik untuk KONI Aceh ke depan, kita ingin agar kekompakan ini menjadi modal bagi terwujudnya prestasi olahraga Aceh yang lebih baik ke depan. Terutama mempertahankan prestasi pada PON ke-21, saat Aceh menempati posisi enam besar nasional,” pungkas Saiful Bahri yang tampak enjoy dalam menyikapi Musorprovlub KONI Aceh, besok siang.

Kata Kunci (Tags):
koni pusat, caretaker ketum, koni aceh, rakorsus, musorprovlub, soedarmo

Berita Terkini

Haba Nanggroe