Khairul Abdi Digulung Arus Deras  Wem Ratus Serule, Jasad Dievakuai Pakai Perahu Rafting

REDELONG I ACEHHERALD.com – Pria paruh baya, Khairul Abdi (38), warga Dusun Mude Lah Kabupaten Bener Meriah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, setelah sehari dinyatakan hilang dan tenggelam di Krueng Seurule Wem Ratus, Bener Meriah. Penemuan jasad itu, Selasa (14/1/2020) sekira pukul 10.00 WIB, atau 26 jam setelah tenggelam dan hilang di Krueng Serule Wem … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Warga bersama tim SAR sedang menagevakuasi korban tenggelam Foto Ist

REDELONG I ACEHHERALD.com – Pria paruh baya, Khairul Abdi (38), warga Dusun Mude Lah Kabupaten Bener Meriah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, setelah sehari dinyatakan hilang dan tenggelam di Krueng Seurule Wem Ratus, Bener Meriah.

Penemuan jasad itu, Selasa (14/1/2020) sekira pukul 10.00 WIB, atau 26 jam setelah tenggelam dan hilang di Krueng Serule Wem Ratus. Jasad almarhum ditemukan sekitar 23 kilometer dari lokasi tenggelam pertama. Tim pencari menemukan jasad korban dalam kondisi terjepit dengan bebatuan sungai yang sering dijadikan lokasi rafting atau arung jeram itu.

Pihak Tim SAR melaporkan, pencarian korban di mulai Senin (13/01) mulai pukul 08.00 wib, sejenak dilaporkan korban tenggelam. Pencarian  dengan membagi 2 tim, Tim 1 berjumlah 13 Personil melakukan pencarian dan penyisiran menelusuri Sungai dari Lokasi menuju Samarkilang dengan menggunakan 2 unit Perahu Rafting diperkirakan Tim akan tiba di Desa sSmarkilang pada hari Rabu (15/01) dan Tim 2 berjumlah 7 personil bergeser ke Lokasi Desa Samarkilang Kab. Benermeriah untuk membentuk Posko pantau serta mempersiapkan penjemputan Tim 1.

Pada Selasa (14/01) Pukul 08.00 wib Tim 1 melanjutkan penyisiran dari Chek Point menuju Desa Samarkilang Kab. Benermeriah, Setelah 2 jam penyisiran atau 23 km dari lokasi tim berhasil menemukan jasad korban dalam kondisi tak bernyawa. Korban ditemukan dicelah celah batu. Selanjutnya korban dievakuasi menuju Desa Samarkilang dengan menggunakan perahu rafting (jarak 61 Km)

Pada pukul 19.50 Wib malam ini tim tiba di posko selanjutnya korban di bawa ke rumah sakit Aceh Tengah untuk keperluan visum et repertum atau visum luar. Pencarian dan evakuasi jasad korban dilakukan oleh personil SAR, TNI/POlri, relawan serta masyarakat.

 

Baca Juga:  Sajan FC Numero Uno Liga Pamong IKAPTK, Patahkan Mimpi Jawara Manggala FC Lewat Drama Adu Penalti

 

Penulis                  : *?nurdinsyam

Berita Terkini

Haba Nanggroe