
MEUREUDU I ACEHHERALD.com
KENDATI Pidie Jaya masih dalam zona hijau, namun Kementerian Agama (Kemenag) Pidie Jaya tetap memperketat protokol kesehatan (Protkestan) di semua madrasah mulai dari ibtidayah, thanawiyah hingga aliyah serta pada kantor urusan agama (KUA) di semua kecamatan. Sementara bagi siapa saja yang ingin berhubungan dengan Kankemenag maka diwajibkan pakai masker.
Upaya memperketat protkestan, kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kekamenag) Pijay, Ahmad Yani S,Pd.I kepada Acehherald.com, jauh-jauh hari sudah disampaikan melalui kepala seksi (Kasie) Pendidikan Islam dan Kasie Bimas Islam pada setiap pertemuan rutin yang digelar di aula Kankemang setempat. Dengan harapan agar supaya kedua seksi dimaksud menindaklanjuti hingga ke ledingnya masing-masing.
Kepatuhan menggunakan masker dan cuci tangan lumayan bagus. Apalagi, semua madrasah dan KUA sudah disediakan tempat untuk mencuci tangan termasuk juga semua anak didik. Yani menambahkan, hasil pantauan yang dilakukan pihaknya secara rutin minimal dua kali dalam sepekan, anjuran protkestan dimaksud terlaksana dengan baik. “Alhamdulillah, protkestan berjalan baik,” kata Yani lega.
Begitu pula di Kankemenag, menggunakan masker dan cuci tangan untuk semua pegawai dan staf sudah menjadi sebuah kewajibakan yang harus dipatuhi. Masyarakat bahkan siapa saja yang bertamu atau berkunjung ke markas yang dipimpinnya juga wajib mengenakan masker dan cuci tangan. Petugas scuryti akan menegur jika ada yang tidak pakai masker nyolonong masu ke komplek Kankemenag.
Ditambahkan, apa yang diterapkan itu adalah demi menjaga agar ovid-19 yang selama ini merebak hingga kemana-mana tidak berjangkit di Pidie Jaya. “Kita doakan agar virus itu cepat berlalu dan semua aktivitas masyarakat termasuk dunia pendidikan kembali normal seperti sediakala. Demikian Ahmad Yani kepada Acehherald.com, Kamis (13/8/2020).
Wartawan ; Abdullah Gani (Pidie Jaya)


















