Keluarga Besar PWI dan KWPSI Berdoa untuk Harun Keuchik Leumiek

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com- KELUARGA Besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh dan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), Jumat (08/09/2020) petang, melakukan takziah, samadiyah dan berdoa untuk Alm H Harun Keuchik Leumik, yang juga salah seseorang sesepuh wartawan di Aceh, sekaligus Dewan Penasihat untuk kedua Lembaga wartawan tersebut. Acara berlangsung bakda shalat Jumat di rumah … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Takziah dan samadiyah di rumah Almarhum H Harun Keuchik Leumiek, Jumat (18/09/2020). Foto Acehherald.com, NURDINSYAM

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com-

KELUARGA Besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh dan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), Jumat (08/09/2020) petang, melakukan takziah, samadiyah dan berdoa untuk Alm H Harun Keuchik Leumik, yang juga salah seseorang sesepuh wartawan di Aceh, sekaligus Dewan Penasihat untuk kedua Lembaga wartawan tersebut.

Acara berlangsung bakda shalat Jumat di rumah almarhum di Kawasan Simpang Surabaya, Gampong Lamseupueng Kecamatan Luengbata, Banda Aceh. Hampir semua insan pers dari segala media di Banda Aceh dan Aceh Besar, tampak hadir di kediaman almarhum, untuk ikut mendoakan almarhum.  Para tamu disambut oleh anak almarhum yaitu HM Kamaruzzaman serta kerabat dekat lainnya.

Acara tahlil, samadiyah dan doa itu dipandu oleh Dosi Elfian, dari KWPSI, sementara Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman dalam sambutan singkatnya menyatakan bahwa dunia pers Aceh benar benar kehilangan sosok yang bijak serta begitu peduli dengan dunia pers Aceh. “Beliau adalah ayah, tempat kami mengadukan segala hal, dan beliau telah menjadi suri tauladan bagi kami selama ini. Karenanya kami benar benar kehilangan sosok panutan, dengan kepergian almarhum selamanya. Tapi Allah lah yang Maha Berkehendak dan Maha Tau dengan makhlukNya. Semoga Ayahanda ditempatkan di JannahNya,” ujar Tarmilin dengan suara tercekat.

Tahlil, samadiyah dan doa itu dipimpin oleh Ustad Muhammad Rizal LC MA, serta ditutup dengan tausiyah singkat.

 

PENULIS               : NURDINSYAM

 

Baca Juga:  'Harta Karun' Migas di Aceh Ternyata Jadi Incaran Dunia

Berita Terkini

Haba Nanggroe