Kawanan Eungkot Bileh Terdampar di Pasie Laweung

SIGLI I ACEHHERALD.com – Rezeki laot didapat warga pasie Laweung Kecamatan Muara Tiga, tepatnya Gampong Ujong Pie. Nyaris satu penuh, warga gampong pesisir itu memanen ikan teri yang terdampar di tepian pantai. Pengakuan masyarakat, ikan teri atau eungkot bilh itu, mukai singgah di pasie Laweung sejak Senin (30/12/2019) sekitar pukul 16.00 WIB petang. Tak ayal, … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Warga memungut teri yang terdampar. Foto Ist

SIGLI I ACEHHERALD.com – Rezeki laot didapat warga pasie Laweung Kecamatan Muara Tiga, tepatnya Gampong Ujong Pie. Nyaris satu penuh, warga gampong pesisir itu memanen ikan teri yang terdampar di tepian pantai. Pengakuan masyarakat, ikan teri atau eungkot bilh itu, mukai singgah di pasie Laweung sejak Senin (30/12/2019) sekitar pukul 16.00 WIB petang.

Tak ayal, masyarakat langsung heboh dan berdatangan ke tepian pantai, bhkan ada yang datang dari kecamatan lain di sekitar Muara Tiga. Warga pun berbondong bondong membawa peralatan, mulai dari kantong plastik, hingga goni besar, untuk mengutip ikan teri segar yang berceceran di sepanjang pantai. Rata rata warga mendapatkan setidaknya lima kilo teri segar yang sebagian masih hidup.

Sekelompok nelayan pukat darat yang menyadari keadaan itu mengoperasikan jaring pukat mereka, untuk memotong kawanan teri di tengah laut. Wal hasil dalam operasi dadakan itu, saat berlabuh, pukat itu setidaknya menghasilkan 1,5 ton teri segar.

Reseki teri terdampar itu benar benar dinikmati warga, karena sebagian langsung dijual dengan nilai perkilo diakui samoar Rp40.000. Saat ini prosesi teri terdampar itu telah usai.

Beberapa warga yang ditanyai acehherald.com memperkirakan kawanan teri itu menghindari serbuan ikan besar selaku predator alam. Namun upaya mereka berakhir dengan kandas di tepian pantai akibat terseret ombak yang memecah di daratan.  “Ikan teri terdampar di bibir Pantai Laweung mulai Senin (30/12/2019) sekitar pukul 16. 00 WIB hingga Selasa (31/12/2019),” jelas Keuchik Ujong Pie, Kecamatan Muara Tiga, M Rasyid Harun, Selasa (31/12/2019).

 

Penulis         : Nurdinsyam

Baca Juga:  Ketua BKMT : Tantangan Syiar Islam Lebih Berat di Era Teknologi

Berita Terkini

Haba Nanggroe