Rabu, Agustus 4, 2021

Kasus Covid-19 Turun, Penularan Virus Corona Masih Tinggi

Ilustrasi swab antigen


BANDA ACEH | ACEH HERALD

KASUS harian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh, turun di bawah 100 kasus dalam dua hari terakhir. Tiga hari lalu tercatat 116 kasus baru, hari berikutnya 93 kasus, dan terakhir dilaporkan “hanya” penambahan 47 kasus baru. Meski kasusnya tampak turun, namun belum boleh lengah. Penularan virus corona diperkirakan masih tinggi di masyarakat.

Hal tersebut dikemukakan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Senin (21/6/2021). “Perkiraan penularan virus corona masih sangat tinggi dalam masyarakat bukanlah mengada-ada,” ujar Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu.

Ia menjelaskan, selama periode Januari 2021 hingga 15 Juni 2021, Balai Litbangkes Aceh, Badan Litbangkes Kemenkes RI melakukan pemeriksaan terhadap 7.641 sampel swab orofaring dan nasofaring dengan metode RT-PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction. Hasilnya,  44,4 persen dari sampel tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Kepala Balai Litbangkes Aceh, Dr Fachmi Ichwansyah, S.Kep, MPH, angka tersebut tidak mewakili angka positivity rate Covid-19 Aceh, karena sampel-sampel yang diperiksa di laboratorium RT-PCR lain di Aceh tidak diikutkan dalam perhitungannya. Namun, jumlah sampel positif yang mencapai 44,4 persen itu merupakan signal yang perlu diwaspadai.

Fachmi Ichwansyah

Mantan anggota Tim Ad-hoc Pendirian Politeknik Kesehatan Aceh itu menjelaskan, sampel-sampel swab yang diperiksa pihaknya berasal dari 15 kabupaten/kota, meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Subulussalam.

Kemudian, sampel-sampel dari Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Kadang, ada juga masuk sampel swab dari Aceh Timur dan Pidie. Setiap sampel yang dikirim ke Balai Litbangkes Aceh tetap diperiksa meski hingga larut malam, tambahnya.

Sementara sampel-sampel yang tidak dikirim ke Litbangkes Aceh, lanjut Fachmi, dikirim Laboratorium Kesehatan Daerah Aceh (Labkesda), Laboratorium RSUDZA Banda Aceh, Laboratorium PCR USK, Laboratorium Kesdam Iskandar Muda, dan Laboratorium Kesrem di Kota Lhokseumawe, serta laboratorium kesehatan di Takengon,Aceh Tengah. “Angka positif yang 44,4 persen itu hanya berdasarkan swab yang diperiksa di Balai Litbangkes saja, dan karena itu belum mewakili angka positivity rate yang sesungguhnya di Aceh,” tegas Fachmi lagi.

Menanggapi angka persentase positif Covid-19 dari perhitungan Balai Litbangkes Aceh itu, Juru Bicara SAG mengaku sepakat dengan Fachmi Ichwansyah. Meski belum mewakili nilai positivity rate Aceh, namun angka tersebut merupakan signal masih tingginya sumber-sumber penularan virus corona dalam masyarakat yang belum terdeteksi.

Menurut SAG, orang-orang yang sudah terinfeksi itu mungkin tidak merasakan gejala karena itu tidak memeriksakan dirinya ke Puskesmas terdekat. Bisa juga mengalami gejala ringan seperti demam, batuk, dan nyeri kerongkongan, namun diabaikan karena dianggap gejala penyakit biasa yang pernah dialami sebelumnya.

Karena itu, kata SAG, pihaknya mengimbau Satgas Covid-19 kabupaten/kota agar melakukan testing dan tracing secara lebih intensive untuk menemukan orang-orang yang telah terinfeksi tersebut. Semakin cepat sumber-sumber penularan virus corona itu ditemukan semakin cepat diisolasi, sehingga virus corona tidak kian menyebar dalam masyarakat.

Testing dan tracing kontak erat Covid-19 perlu dukungan penuh Satgas Gampong dan Posko Covid-19 Gampong, supaya petugas kesehatan dapat melakukan testing dan tracing itu dengan lancar. Selain itu, masyarakat perlu diedukasi tentang potensi ancaman yang mengintainya, supaya tidak mengabaikan protokol kesehatan seperti sering dianjurkan.

Lebih lanjut SAG melaporkan kasus akumulatif Covid-19 di Aceh, per 21 Juni 2021, yang telah mencapai 18.371 orang. Para penyintas yang sudah sembuh dari Covid-19 sebanyak  13.789 orang. Penderita yang sedang dirawat 3.848 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 734 orang.

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru harian yang dilaporkan bertambah hari ini, yakni konfirmasi positif sebanyak 47 orang, pasien yang sembuh 200 orang, dan penderita meninggal dunia bertambah lagi 12 orang.(*)

- Advertisement -

Related Articles

Pertokoan Ulee Gle Pijay, Terbakar Selepas Ashar

ULEE GLE | ACEH HERALD- Kebakaran besar dilaporkan melanda pusat pertokoan Ulee Gle Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Sedikitnya, lima unit toko dan satu unit gudang...

ASN Aceh Kembali Sumbang 27 Kantong

BANDA ACEH | ACEH HERALD– Donor darah rutin Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemerintah Aceh telah memasuki tahap ketiga. Hari ini, 2 Satuan Kerja Perangkat...

Gubernur Aceh Perpanjang PPKM Mikro Hingga 9 Agustus

BANDA ACEH | ACEH HERALD– Gubernur Aceh Nova Iriansyah kembali mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan...
- Advertisement -

Ikuti Kami

22,018FansSuka
0PengikutMengikuti
18,100PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Pertokoan Ulee Gle Pijay, Terbakar Selepas Ashar

ULEE GLE | ACEH HERALD- Kebakaran besar dilaporkan melanda pusat pertokoan Ulee Gle Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Sedikitnya, lima unit toko dan satu unit gudang...

ASN Aceh Kembali Sumbang 27 Kantong

BANDA ACEH | ACEH HERALD– Donor darah rutin Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemerintah Aceh telah memasuki tahap ketiga. Hari ini, 2 Satuan Kerja Perangkat...

Gubernur Aceh Perpanjang PPKM Mikro Hingga 9 Agustus

BANDA ACEH | ACEH HERALD– Gubernur Aceh Nova Iriansyah kembali mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan...

Bunga Felychia, Ingin Menjadi Juara MTQ Nasional

    BIREUEN | ACEH HERAL - Gadis cilik ini nama lengkapnya Bunga Felychia Siregar. Biasa dipanggil Bunga oleh teman-teman dan keluarganya. Diusianya yang masih sangat belia ini,...

Edi Obama Kembali Pimpin PMI Bireuen

BIREUEN l ACEH HERALD - Edi Saputra yang akrab disapa Edi Obama, kembali memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bireuen untuk periode 2021-2026. Edi Obama terpilih...
- Advertisement -