Jangkitan Baru Covid-19 di Atas 200 Persen Pasien Sembuh

BANDA ACEH I ACEH HERALD KASUS baru covid-19 di Aceh belum menampakkan titik reda, setelah terjadi peningkatan secara signifikan dalam sebulan terakhir. Hari ini, sepanjang Minggu (30/05/2021), akumulasi positif baru Covid di atas 200 persen pasien sembuh. Seperti diungkapkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, mala mini, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh bertambah sebanyak … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Saifullah Abdulgani.

BANDA ACEH I ACEH HERALD

KASUS baru covid-19 di Aceh belum menampakkan titik reda, setelah terjadi peningkatan secara signifikan dalam sebulan terakhir. Hari ini, sepanjang Minggu (30/05/2021), akumulasi positif baru Covid di atas 200 persen pasien sembuh.

Seperti diungkapkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, mala mini, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh bertambah sebanyak 117 orang dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, dalam periode waktu yang sama,  270 kasus baru terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Selain itu tiga orang dilaporkan meninggal dunia. “Karenanya, perlu ikhtiar idividual dan sosial untuk memutuskan penyebaran virus corona di Aceh,” tandas Saifullah Abdulgani.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menuturkan, seluruh masyarakat Aceh hendaknya mendoakan agar penderita Covid-19 yang sedang  dirawat dan diisolasi di rumah sakit agar segera sembuh, dapat berkumpul kembali dengan keluarganya. Dukungan dan doa teman-teman dekat dan para sahabatnya merupakan support psikologis yang sangat penting bagi pemulihan.

Selain mendoakan yang sakit, juga melakukan ikhtiar-ikhtiar individual dan sosial untuk memutuskan penularan virus corona di tengah-tengah masyarakat. Ikhtiar individual tersebut berupa menjalankan protokol kesehatan bagi yang sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan (test) bila baru pulang dari daerah transmisi, atau memiliki gejala demam dan batuk kering.

Langkah-langkah individual tersebut dapat memutuskan penularan virus corona apabila sudah bersemanyam di dalam saluran pernafasan utama, meski tidak menunjukkan gejala. Menjaga kesehatan diri dan melindungi orang lain dari ancaman penyakit atau marabahaya merupakan kewajiban setiap orang.

Kemudian SAG mengatakan, ikhtiar sosial dan kolektif dapat diwujudkan melalui Satgas Penanganan Covid-19 Gampong. Satgas gampong seyogyanya mendukung sepenuhnya proses testing dan tracing kasus oleh petugas kesehatan, sehingga tidak ada penolakan saat pengambilan swab cairan hidung dan tenggorokan. “Makin cepat kasus-kasus positif ditemukan makin kecil peluang penyebaran virus corona kepada orang lain di dalam gampong,” tuturnya.

Baca Juga:  Polres Bener Meriah Gebrak Pasar, Gelar Vaksin Covid-19, Ini Tujuannya

Ikhtiar sosial kolektif lainnya melalui dukungan dan pengawasan penderita Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri. Satgas Covid-19 gampong dapat menggalang sumber daya masyarakat untuk mendukung isolasi mandiri tersebut. Pengawasan terhadap pasien isolasi mandiri juga penting supaya mereka disiplin menjalankan protokol isolasi tersebut, tambahnya.

Data akumulatif

Selanjutnya SAG mengatakan, bila kita lihat secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per  30 Mei 2021, telah mencapai 14.901 kasus/orang. Rinciannya, para penyintas, yang sudah sembuh dari Covid-19, sebanyak  11.638 orang. Penderita yang sedang dirawat 2.682 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 581 orang. “Angka tersebut termasuk penambahan kasus konfirmasi baru 270 orang dalam 24 jam terakhir, dan tujuh orang meninggal dunia,” tuturnya.

Kasus baru terkonfirmasi positif yang sebanyak 270 orang tersebut, meliputi warga Banda Aceh 84 orang, Aceh Besar 61 orang, Aceh Tamiang 33 orang, dan warga Aceh Barat sebanyak 10 orang.

Kemudian warga Pidie delapan orang, Bireuen sebanyak tujuh orang, warga Aceh Tenggara,  Aceh Utara, dan Lhokseumawe, sama-sama enam orang. Selanjutnya warga Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Aceh Singkil, masing-masing lima orang.

Lebih lanjut, rinci SAG, warga Sabang dan Aceh Jaya yang positif baru sama-sama empat orang. Kemudian warga Aceh Timur dan Simeulue masing-masing tiga orang. Sementara warga Gayo Lues dan Bener Meriah masing-masing dua orang. Warga Langsa, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya, sama-sama satu orang. Sisanya, delapan orang warga luar daerah.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang dilaporkan sudah sembuh juga bertambah sebanyak 117 orang. Paling banyak warga Banda Aceh, 55 orang. Disusul warga Pidie Jaya 13 orang, Pidie 12 orang, dan warga Aceh Tamiang 11 orang, serta beberapa daerah lainnya.

Baca Juga:  Sekda Minta Pengurus Korpri se Aceh Aktifkan Sekretariat

Berita Terkini

Haba Nanggroe