LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com – Sudah sembilan bulan Dr Imran menjabat sebagai Pj Walikota Lhokseumawe. Ia dilantik untuk menahkodai roda pemerintah kota Lhokseumawe pada tanggal 15 Juli 2022 oleh Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki di Banda Aceh.
Dalam catatan yang ada, sejak ia memulai tugas langsung ngegas melakukan gebrakan kebersihan kota dan pengurangan banjir. Sosok humbel itu memimpin kepala dinas dan ASN turun ke jalan kota dan gampong untuk bergotongroyong membersihkan parit jalan. Hasilnya, banjir genangan di Jalan Sukaramai, Banda Sakti Lhokseumawe dan sekitarnya kini berkurang.
Banyak hal telah dilakukan oleh putra kelahiran Desa Meunasah Masjid, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe ini. Tidak hanya penguatan ke dalam. Ia melakukan hubungan ke luar melalui program yang menyentuh dan dihargai. Setidaknya dalam sembilan bulan ia menata kota sudah mendapat tujuh penghargaan.
Dalam laporan LKPJ tahun 2022 Imran membacakan berbagai penghargaan yang sudah diterima Pemko Lhokseumawe.
Dalam Sidang Paripurna DPRK Lhokseumawe, Jumat (31/3/2023) Sekretaris Ditjen Politik & PUM Kemendagri ini mengurai satu persatu capaian yang telah diraih.
Menurut Imran Pemko telah mendapat penghargaan dari Mendagri berupa rekor MURI dalam gerakan 1 juta merah putih yang diserahkan oleh Wakil Mendagri.
Kemudian Kota Lhokseumawe menerima dana insentif daerah dari pemerintah pusat sebesar Rp 30,93 miliar atas keberhasilan dalam pengendalian dan menekan inflasi.
Lalu penghargaan BI Award atas keberhasilan pengendalian inflasi terbaik kategori IHK di Banda Aceh.
Selanjutnya penghargaan Indek Daya Saing Daerah dari Katadata, pengharhaan opini WTP dari Kemenku, anugerah revolusi mental dari Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, penghargaan enam besar pelayanan investasi terbaik nasional anugerah layanan investasi dari Kementerian Investasi dan Penanaman Modal dan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan yang diserahkan oleh Wapres.
Imran menjelaskan, capaian ini merupakan bukti kolaborasi antara pemerintah kota Lhokseumawe dengan seluruh elemen masyarakat dalam implementasi sebuah kebijakan. “Dengan segala keterbatasan kita wajib bersyukur mengingat pembangunan di beberapa sektor meningkat dan berada dalam trend positif. Selain itu, saya dedikasikan semua penghargaan itu untuk seluruh elemen di Kota Lhokseumawe yang telah mendukung secara pro aktif semua kebijakan dan program nyata selama ini,” kata Imran.
Begitupun, Imran menyadari jika masih ada berbagai kekurangan yang harus diperbaiki dari waktu ke waktu. “Terimakasih kepada pimpinan dan anggota dewan Kota Lhokseumawe serta semua elemen yang sudah berpartisipasi dalam penyampaian LKPJ,” ujar Imran.
Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Irwan Yusuf saat menutup sidang mengapresiasi apa yang sudah dicapai. LKPJ akan dikaji oleh anggota dewan dan nantinya akan diberikan tanggapan (adv)
Penulis : Yuswardi




