Hujan Rendam 49 Rumah Warga di Aceh Tenggara

  BANDA ACEH │ ACEH HERALD Guyuran hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan luapan sungai di Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara, merendam 49 rumah di dua desa pada Minggu (26/4/2020) malam. Data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), terdapat 49 rumah warga terendam setinggi lutut orang dewasa. Dari 49 rumah yang terendam, 37 di … Read more

WARGA mengamati banjir yang merendam rumah mereka akibat luapan sungai di Pasir Nunang, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara, Minggu (26/4/2020) malam. FOTO : BPBD ACEH TENGGARA

Iklan Baris

Lensa Warga

WARGA mengamati banjir yang merendam rumah mereka akibat luapan sungai di Pasir Nunang, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara, Minggu (26/4/2020) malam.
FOTO : BPBD ACEH TENGGARA

 

BANDA ACEH │ ACEH HERALD

Guyuran hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan luapan sungai di Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara, merendam 49 rumah di dua desa pada Minggu (26/4/2020) malam. Data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), terdapat 49 rumah warga terendam setinggi lutut orang dewasa.

Dari 49 rumah yang terendam, 37 di antaranya berada di Pasir Nunang, dan 12 rumah lainnya di Lawe Kongker, Lawe Alas.

Ke-37 rumah yang terendam di Pasir Nunang itu, satu di antaranya mengalami rusak berat. Sebab, mayoritas bangunan rumah yang terbuat dari kayu terendah air sungai. “Satu unit rumah itu rusak berat karena konstruksi bangunan rumah dari kayu yang telah lapuk dimakan usia. Letak rumah berada di daerah aliran sungai yang merupakan anak Sungai Alas,” ujar ucap Kepala Pelaksana BPBA, Sunawardi, Senin (27/4/2020).

Dia merincikan, akibat peristiwa tersebut, korban yang terdampak 40 kepala keluarga. 38 Di antaranya di Pasir Nunang dan 12 keluarga di Lawe Kongker. Total seratusan jiwa lebih.

Ia menerangkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara telah meninjau lokasi banjir tersebut. Kini, dia BPBD masih mendata jumlah korban, terutama harta benda akibat genangan air sungai.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun mengungsi. Kondisi terakhir, air sudah surut. Namun, sebagian wilayah pemukiman warga masih terendam,” kata Sunawardi.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Metrologi Kelas 1 Blang Bintang di Aceh Besar, menyampaikan peringatan dini potensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Kondisi tersebut terjadi di wilayah Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Subulussalam, Singkil, Simeulue, dan sekitarnya.

Baca Juga:  Ilmuwan: Indonesia Berpotensi Tsunami, Dipicu Longsor Bawah Laut

Hujan ini dapat meluas ke wilayah Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Langsa, dan sekitarnya. Diperkirakan masih berlangsung hingga Senin (27/4/2020), pukul 21.30 WIB.(*)

PENULIS : */RANGGA KURNIAWAN/ANTARANEWS

Berita Terkini

Haba Nanggroe